Ada Cara Baru Untuk Mengurangi Kalori Dalam Tubuh?

Olahraga sudah tentu dapat membantu pembakaran kalori dalam tubuh Anda, namun bagaimana jika cara makan Anda juga menentukan nilai kalori dalam tubuh?

Ada Cara Baru Untuk Mengurangi Kalori Dalam Tubuh?

Dewasa ini banyak sebagian orang mencari cara alternatif untuk mengurangi kalori dalam tubuh untuk mengurangi kelebihan berat badan, sehingga muncul sebuah penelitian baru yang menyebutkan bahwa makan secara perlahan dapat membantu mengurangi kalori dalam tubuh dalam hal menurunkan berat badan.

Penelitian yang juga telah diterbitkan dalam Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics ini melibatkan 35 orang (pria dan wanita) dengan berat badan normal dan 35 orang (pria dan wanita) dengan kelebihan berat badan atau obesitas.

Semua peserta diminta untuk mengonsumsi makanan dengan nilai kalori dan jenis makanan yang sama dalam dua kondisi waktu, yaitu lambat rata-rata menghabiskan waktu sekitar 22 menit per makanan yang melibatkan gigitan kecil tanpa memperhatikan waktu dan makan dengan cepat rata-rata sekitar 9 menit per makanan dengan gigitan besar dan mengunyah lebih cepat.

Hasilnya menunjukan bahwa peserta yang memiliki berat badan normal mengonsumsi 88 kalori lebih sedikit ketika makan secara perlahan, penurunan ini dianggap signifikan oleh para peneliti, sementara peserta yang memiliki kelebihan berat badan atau obesitas hanya mengalami penurunan sebesar 58 kalori ketika makan secara perlahan, hal ini dianggap tidak signifikan menurut para peneliti.

“Salah satu alasan yang lebih mungkin adalah bahwa makan lebih lambat memungkinkan orang untuk lebih merasakan rasa lapar dan kenyang,” kata Meena Shah penulis penelitian dan juga seorang profesor departemen kinelogi di Texas Christian University, Forth Worth, US.

Menurut para peneliti, makan secara perlahan juga dapat meningkatkan asupan air dan perut kembung sehingga membuat seseorang merasa telah kenyang.

Penelitian ini menimbulkan beberapa tanggapan dari para penelitian lain salah satunya Lona Sandon, seorang asisten profesor di University of Texas Southwestern Medical Center, Dallas, menurutnya penelitian ini tidak melihat dari berbagai faktor yang sebenarnya dapat memengaruhi hasil penelitian.

“Namun, memang ada teori yang mendukung penelitian tersebut dimana makanan dikonsumsi menjadi lebih sedikit ketika dikonsumsi secara perlahan. Mengambil waktu untuk menikmati dan lebih sadar akan makanan yang kita konsumsi memiliki hubungan dengan makan lebih sedikit,” kata Sandon.

“Tetapi penelitian ini mungkin lebih sebagai strategi yang lebih baik untuk mencegah kenaikan berat badan, dibandingkan untuk mengurangi kelebihan berat badan atau obesitas,” tutup Sandon seperti yang dikutip dari Health.com baru-baru ini. (boy)

BACA JUGA : Ingin Langsing? Bakar Kalori Anda dengan 8 Cara Ini

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes