Another Day in Singapore

Pagi ini aku bangun tepat 3 menit sebelum wekerku berbunyi. Rasanya enak sekali kalau bisa mengatur jam biologis tubuh tepat seperti itu. Kali ini tidur dengan sangat nyenyak, dan tidak terlalu banyak terbangun. Aku menyalakan komputer, checking my email, dan ternyata Missy mengirimkan email bertanya apakah aku mau join ke gym atau ga? Dan ketika aku lihat dia sedang online, aku tanya apakah mereka jadi ke gym, Brian bilang kalau dia mengirimkan emailnya jam 6 pagi (dan sekarang sudah jam 8.15:P).

Selesai mengecheck email, dan mengetahui bahwa kampusku akan memproses aplikasi pendaftaran masterku lebih lanjut, aku segera menuju kamar mandi untuk melakukan ‘my morning ritual’:P Setelah semuanya selesai on time, aku segera menuju The Melt untuk breakfast dengan Brian dan Missy. Hari itu kita semua mengambil buffet, yang cukup lumayan mahal. Waktu Brian n Missy sedang mengambil makanannya, aku membayar billnya sebesar $152 hanya untuk sarapan pagi. Ketika Brian mengetahui aku yang membayar dia mengatakan ‘you’re sneaky’:P

Kita bercanda sambil membahas beberapa hal tentang bisnis suplemen di US, yang ternyata cukup menyenangkan buatku karena beberapa competitor sudah mulai kendor di beberapa tempat:P Dan setelah makan, kita memutuskan untuk berjalan-jalan ke Eyes of Singapore yang ternyata nama resminya adalah Singapore Flyer. Kita berjalan sekitar 10-15 menit untuk mencapai Singapore Flyer.

Bangunannya ternyata cukup keren dan berteknologi tinggi. Kita berjalan masuk sambil mencari loket tempat pembelian tiket naik. Tiketnya seharga $29 untuk orang dewasa, dan Brian bertanya apakah bisa mendapatkan 1 tiket anak kecil buatku :P Kemudian kami semua menuju ke pintu masuk Flyer yang berada dilantai atas, dan sebelum naik ke Flyer Brian mengatakan dia mau ke toilet dulu, dan aku bertanya, apakah kamu ke toilet karena nerves dan takut ketinggian? Missy ketawa terus sambil bilang kalo Brian suka becandain aku dan sebaliknya aku juga suka becandain Brian, and it’s so funny for her.

Setelah semuanya selesai, kita bergegas menuju ke arah capsule yang terbuka. Flyer ini terus berputar dan tidak pernah berhenti. Gerakannya sangat pelan sehingga sewaktu aku melihat dari kamarku, aku tidak menyadari kalau capsule ini bergerak dan kami semua berpikir apakah wahana ini sudah beroperasi atau belum. Gerakan sangat pelan adalah supaya kita semua bisa masuk ke dalam capsule tanpa perlu menghentikan capsulenya.

ugg outlet alexandria anaheim jpg” alt=”” />

Missy dan aku berharap bahwa kita dapat private capsule jadi bisa nyaman sendirian di dalamnya, dan ternyata terkabul. Kita hanya bertiga di dalam capsule yang bergerak menuju ke atas. Suhu di dalam capsule cukup dingin padahal diluar sangat panas sekali. Aku posting banyak photo untuk ini karena kita asyik sekali saling becanda dan memotret di dalam sini.

Ada lapangan boleh di atas permukaan air, yang sedang direnovasi untuk dibuat stadion untuk keperluan ulang tahun Singapore nanti bulan Agustus. Banyak kapal boat berlalu lalang sedang berlatih, parachute juga banyak terjun. Semuanya sedang mempersiapkan acara tersebut.

Kami semua berada di dalam capsule selama kurang lebih 40 menit dan akhirnya capsule sudah mencapai bawah lagi, dan kami semua keluar. Cukup haus setelah semuanya ini dan mulai mencari cafe-cafe terdekat dan minum untuk beberapa saat. Aku kemudian mengajak Brian untuk mengunjungi Singapore Merlion dan ternyata Brian mau. Tapi karena Brian tidak tahan panas (terlihat dari mukanya yang sangat memerah), aku memutuskan untuk memesan taksi aja untuk menuju kesana.

Sesampainya disana, kamu segera menuju ke merlion dan mengambil beberapa foto Brian n Missy dan bergegas menuju ke bawah jembatan karena memang suhu sangat panas sekali. Aku bertanya apakah mau duduk-duduk di bawah jembatan karena disitu ada Starbucks di bawah jembatan, tetapi Brian bilang mending lanjutin jalan-jalan dan segera kembali ke hotel. Kita menyempatkan diri masuk ke Fullerton Hotel dan setelah itu kami memesan taksi untuk kembali ke Mandarin Oriental Hotel.

Setelah taksi berjalan beberapa saat, aku menyadari kalau taksi bergerak menjauhi hotel kami, michael kors abbey backpack access review dan aku bertanya kepada supirnya. Ternyata dia dapat informasi yang salah dari pihak hotel yang mengatakan kalau kami ingin menuju ke Meritus Mandarin di Orchard Road. Sopir taksi meminta maaf dan bilang kalau meterannya ntar tidak usah dibayar penuh. Dan dia segera mengantarkan kita ke hotel Mandarin di Marina. Tetapi sekali lagi itu masih salah karena seharusnya kita menuju ke Mandarin Oriental bukan ke Marina Mandarin. Brian sudah tidak sabar, membayar taksinya dan segera turun.

Kita memutuskan untuk berjalan menuju Mandarin Oriental tetapi setelah bertanya kepada petugas hotel di Marina Mandarin, ternyata kita tidak harus berjalan di luar bangunan, tetapi ada mall yang tersambung di antara Marina dan Oriental Mandarin. Aku mengambil beberapa foto dan berjalan cukup jauh dan akhirnya kami sampai di Mandarin Oriental Hotel. Setelah kembali ke kamar dan membersihkan diri, aku menulis blog ini sebagian.

Pukul 1 siang Brian mengetuk pintu kamarku sambil membawakan aku photo dari Singapore Flyer dan jaket kulitku yang masih tertinggal di kamar dia. Brian membuatkan jaket kulit seukuran tubuhku dengan namaku di depan:) Kemudian dia mengajak aku turun ke kolam renang untuk menemani Missy yang sedang berjemur. Setelah beberapa saat kita berbincang-bincang di tepi kolam, aku kembali ke kamarku untuk bersiap-siap, dan tepat pukul 2 Brian dan Missy datang ke kamarku dan kami semua berangkat menuju ke restaurant sebelah kolam renang.

Colin, distributor Ultimate Nutrition di Singapore ternyata tidak bisa datang tepat jam 2 dan mengatakan kalau sedang ada customer. Dia mengirimkan sms ke aku kalau dia akan datang sekitar pk 3. Missy bilang apakah customernya datang 20 jam buat dia ?:P Dan akhirnya kami bertiga makan di restaurant dengan nama DolceVita yang dalam bahasa Italy artinya Sweet Life, sambil menunggu Colin dateng. Colin datang pk 2.45 dan kami semua berbincang-bincang tentang apa yang dia lakukan di singapore, keluhan dan saran untuk ultimate nutrition. Banyak produk baru yang akan dilaunching akhir tahun ini. Aku cuma duduk dan tersenyum karena aku sudah tahu semua produk baru yang akan dilaunching. Brian sudah memberitahuku berbulan-bulan yang lalu, hehehe:)

Pukul 4, Tim, distributor Vietnam datang dan kita melanjutkan ngobrol di café seperti tempat kemarin. Banyak hal lucu dan unik yang kita sharing bersama seperti misalnya Tim menjelaskan bahwa ada beberapa tempat di Russia, yang karena pertumbuhan populasinya dirasa terlalu lambat, maka pemerintah memberlakukan libur setiap hari rabu untuk semua orang supaya bisa bercinta:) Kemudian juga tentan Vietnam yang kebanyakan orang disana tidak mempunyai account di bank. Uang disimpan di rumah, dititipkan ke orang tua. Akan sangat aneh kalau kita mempunya account di bank bagi orang vietnam. Itulah salah satu kesulitan untuk e-commerce di vietnam ketika aku bertanya tentang kemungkinan melakukan penjualan melalui website.

Kami ngobrol cukup lama sambil menunggu pukul 6 sore dan setelah itu, kami semua berangkat menuju ke Night Safari. Night Safari adalah tempat dimana kita bisa berjalan kaki di tengah hutan dalam kegelapan malam atau kita bisa memilih untuk menaikki Tram, kemudian akan diajak berkeliling seluruh area Safari sambil ada guide di depan yang menjelaskan satu per satu untuk binatang-binatang yang ada. monster beats apple accessories 2

Brian terlihat capek dan sempat ketiduran sedangkan missy cukup tertarik dengan semuanya itu. Setelah 40 menit kita berkeliling, akhirnya kita turun dari Tram. Brian dan aku memutuskan untuk pulang karena kami merasa cukup capek seharian berkeliling seperti itu. Kami kembali ke hotel dan bertemu di SteakHouse di dalam hotel 5 menit kemudian untuk makan malam. Pukul 9 malam saat itu kita sambil ngobrol, saya memberikan presentasi terakhir sekilas tentang ultimate nutrition di Indonesia dari laptop saya. Makanan disajikan cukup lama, pukul 10 baru keluar, dan setelah menyantap makan malam tersebut, kami semua pulang dan aku kembali ke kamar untuk tidur karena besok hari minggu pagi harus bangun sangat pagi. Jadwal ke airport adalah jam 7.30 dan flightku menuju ke tujuan berikutnya, Melbourne, Australia adalah pukul 9.55. Aku harus berbenah-benah juga. Missy rada uring-uringan kalau mau terbang dan mengatakan bagaimana kalau berangkat pukul 7 saja? Tapi Brian mengatakan 7.30 is fine, so akhirnya kita berangkat pukul 7.30. Now I want to sleep:)

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes