Asam Urat Dan Rematik Beda?

Banyak orang yang beranggapan bahwa asam urat dan rematik merupakan penyakit yang sama, namun sebenarnya berbeda.

Asam Urat Dan Rematik Beda

Ada beberapa ciri khusus yang membedakan antara asam urat dan rematik, salah satunya nyeri pada bagian sendi-sendi.

“Asam urat lebih sering menyerang bagian sendi kaki, sedangkan rematik bisa semua bagian sendi pada tubuh, bahkan pada sendi rahang,” kata dr. Andry Reza Rahmadi, SpPD, M.Kes, seorang ahli rheumatologi dari RS. Hasan Sadikin, Bandung, pada saat jumpa pers di Jakarta kemarin (17/10).

Andry juga menanambahkan bahwa asam urat hanya terjadi pada satu bagian sendi saja, sedangkan rematik bersifat ‘simetris’, misalnya sendi kanan terasa nyeri, sendi kiri juga akan ikut terasa nyeri.

Selain itu, rematik juga lebih sering menyerang sendi tangan di pagi hari yang menyebabkan tangan terasa kaku dan berlangsung cukup lama, “kalau lebih dari satu jam, itu dipastikan rematik,” kata Andry seperti yang dikutip dari Antara News, Jum’at (18/10).

Rematik atau dalam bahasa Inggris dikenal Rheumatoid Arthritis (RA) disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh (imun) menyerang bagian tubuh yang normal, dan biasanya akan menghasilkan zat Interleukin 6 (IL-6) yang menyebabkan rasa nyeri.

IL-6 dihasilkan dari sel darah putih, yang seharusnya melindungi tubuh dari sel jahat, namun dalam kasus rematik IL-6 justru menyerang bagian tubuh yang sehat.

Menurut Andry jika rematik tidak segara dirawat, dapat menimbulkan rasa nyeri yang parah sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari, dan bahkan bisa menyebabkan kelumpuhan.

Penyakit rematik juga diketahui telah menyerang sekitar 21 juta orang di dunia termasuk Indonesia, dan hingga saat ini pengobatan yang diberikan kepada pasien penyakit rematik belum cukup sebagai obat penyembuhan secara total melainkan hanya ‘menonaktifkan’ sementara gejalanya.

Beralih untuk menerapkan hidup sehat merupakan salah satu cara pencegahan penyakit rematik, karena sebagian besar penyakit disebabkan oleh faktor gaya hidup tidak sehat seperti misalnya, pola makan buruk dan pola hidup yang tidak baik, merokok dan faktor genetik juga berkontribusi sebagai penyebab rematik.

So, mari kita terapkan hidup sehat agar terhindar dari penyakit rematik ini ya! (boy)

BACA JUGA : Suplemen Untuk Mencegah Rematik

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes