risiko asma

Asma Tingkatkan Risiko Serangan Jantung

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa orang yang menderita asma dan harus minum obat setiap hari berpotensi dalam peningkatan risiko serangan jantung.
ASMA catur

Dr. Young Juhn, peneliti dan profesor pediatri di Mayo Clinic mengatakan bahwa memiliki asma aktif juga berisko pada jantung.

“Orang-orang dengan asma harus berusaha secara optimal mengontrol gejala asma mereka, karena kontrol asma yang tepat tidak hanya mengurangi gejala asma dan meningkatkan kualitas hidup, tetapi juga mengurangi risiko serangan jantung,” kata Dr. Young Juhn dikutip dari Medicenet.com.

Para peneliti melakukan penelitian kepada 543 penderita serangan jantung dan membandingkan dengan orang yang tidak memiliki serangan jantung. Setelah memperhitungkan faktor risiko penyakit jantung seperti obesitas, tekanan darah tinggi, merokok, diabetes, dan kolesterol tinggi, peneliti menemukan bahwa pasien asma memiliki risiko 70 persen lebih tinggi dari pada yang tidak asma.

“Orang-orang dengan penyakit asma perlu mengamati gejala serangan jantung, seperti nyeri dada atau ketidaknyamanan, karena ketidaknyamanan dada atau nyeri bisa salah disebut sebagai gejala asma,” kata Dr. Juhn

Sementara itu, spesialis paru-paru di Lenox Hill Hospital, New York City, Dr. Len Horovitz mengatakan faktor lain yang juga meningkatkan risiko asma dan serangan jantung adalah merokok dan polusi udara. “Ini seperti jogging di belakang bus,” katanya.

Untuk itu, tidak merokok juga merupakan langkah terbaik untuk mencegah serangan jantung dan asma. So, let’s have a healthy life! (ctr)

BACA JUGA: Suplemen Apa Untuk Menambah Berat Badan?

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes