Awas, Kematian Akibat Serangan Jantung Tertinggi pada Jumat Bulan Januari!

Studi ilmiah terbaru menyatakan bahwa para penderita serangan jantung yang dilarikan ke rumah sakit pada hari Jumat di bulan Januari untuk melakukan operasi berisiko meninggal dunia lebih besar.

Dalam sebuah studi yang melibatkan sekitar satu juta laporan penerimaan pasien serangan jantung selama 14 tahun, telah menemukan data kapan rIsiko gagal jantung lebih banyak terjadi. Data tersebut diperoleh dari seluruh rumah sakit di New York antara tahun 1994-2007 dan dipresentasikan pada Heart Failure Congress 2013 di Lisbon yang berlangsung pada 25-28 Mei 2013 kemarin.

Awas, Kematian Akibat Serangan Jantung Tertinggi pada Jumat Bulan Januari!

Para peneliti menyatakan bahwa penerimaan pasien serangan jantung meningkat pada tahun tersebut, namun angka kematian dan para pasien yang dirawat menurun. Hal ini mungkin dikarenakan standar pengobatan yang mulai meningkat.

Tetapi para peneliti kaget setelah menemukan data bahwa rata-rata pasien yang dirawat di rumah sakit pada hari Jumat bulan Januari lebih lama dirawat dan bahkan berisiko meninggal dunia karena gagal jantung. Sementara pada hari dan bulan yang lain, para pasien lebih cepat selesai dirawat dan risiko kematiannya pun lebih kecil.

Berbagai teori telah diusulkan untuk menjelaskan penyebab temuan tersebut. Dan teori yang paling diterima oleh para peneliti adalah hal tersebut disebabkan hari libur di bulan Januari yang identik dengan konsumsi alkohol dan penggunaan narkoba sehingga berkontribusi besar terhadap gagal jantung.

Dr. David P. Kao dari kedokteran kardiovaskular University of Colorado School of Medicine yang memimpin penelitian tersebut mengatakan, “Untuk pertama kalinya kami menemukan bahwa tidak ada penyebab lain yang lebih tinggi selain alkohol dan penggunaan narkoba pada pasien gagal jantung selama bulan Desember dan Januari.”

Peningkatan penyakit pneumonia pada musim dingin pun bisa menyebabkan gagal jantung, namun lebih sedikit jika dibandingkan dengan penyakit paru-paru obstruktif kronik (COPD).

Para peneliti menyarankan seluruh rumah sakit, jika menerima data pasien jantung pada bulan dan hari tersebut harus lebih waspada dalam perawatannya. Para peneliti pun juga menghimbau kepada pasien yang memiliki masalah jantung harus menyadari risiko gagal jantung lebih tinggi pada hari libur.

“Orang sering menghindari datang ke rumah sakit pada hari libur karena tekanan keluarga dan keinginan pribadi untuk tinggal di rumah bersama keluarga, namun sebenarnya mereka telah menempatkan diri mereka dalam bahaya,” tambah Dr. Kao (boy)

BACA JUGA : 10 Makanan Lezat Untuk Jantung Sehat

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes