bahaya makanan cepat saji

Awas, Makanan Cepat Saji Bisa Turunkan Kemampuan Akademis

Makanan cepat saji kerap dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan. Terbaru, makanan cepat saja ternyata bisa melemahkan kemampuan akademis pada anak-anak.

bahaya makanan cepat saji

Para peneliti menemukan bahwa anak-anak yang makan makanan cepat saji memiliki skor kurang dalam tes matematika, ilmu pengetahuan, dan membaca.

“Penelitian telah difokuskan bagaimana konsumsi makanan pada anak-anak berperan terhadap epidemi obesitas anak,” kata pemimpin peneliti Kelly Purtell dari Ohio State University di Amerika Serikat.

“Temuan kami memberikan bukti bahwa makan makanan cepat saji ini terkait dengan masalah lain, yaitu hasil akademis yang lebih buruk,” tambah Purtell seperti dilansir ZeeNews.com, Senin (22/12).

Untuk penelitian ini, para peneliti menggunakan data dari sampel 8.500 anak-anak usia 10 tahun dari beberapa sekolah di Amerika Serikat yang gemar memakan makanan cepat saji.

Setelah itu dilakukan tes akademik tiga tahun berikutnya. Hasilnya, mereka yang mengonsumsi makanan cepat saji setiap hari rata-rata mendapat nilai 79 dalam bidang ilmu pengetahuan. Jumlah tersebut empat poin lebih rendah ketimbang mereka yang tidak pernah makan makanan cepat saji.

Kurangnya zat besi dalam makanan cepat saji menyebabkan perlambatan dalam pengembangan proses tertentu pada otak. Dalam studi yang dipubilkasikan di jurnal Pediatrics Clinical ini, perbedaan yang sama dalam prestasi akademik juga terjadi pada kemampuan membaca dan matematika. (ctr)

BACA JUGA: Cegah Diabetes Dengan Hindari Obesitas

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes