Awas, Sering Pesta Alkohol Tingkatkan Risiko Diabetes!

Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa sering pesta minuman keras bisa mengganggu daerah otak yang mengontrol regulasi insulin, yang pada akhirnya meningkatkan risiko terkena diabetes tipe 2.

sering pesta alkohol tingkatkan risiko diabetes

“Resistensi insulin muncul sebagai kunci cacat metabolisme yang mengarah ke diabetes tipe 2 dan penyakit arteri koroner (CAD),” ujar Christoph Buettner, MD, PhD, penulis senior studi dan Associate Professor of Medicine (Endokrinologi, Diabetes, dan Penyakit Tulang) di Mount Sinai, AS.

“Orang yang teratur minum alkohol, bahkan seminggu sekali, selama bertahun-tahun, kemungkinan dalam keadaan resisten insulin untuk jangka waktu yang berpotensi tahunan,” ujar Dr. Buettner, seperti dikutip Zeenews.com.

Para peneliti dalam studi ini mampu menunjukkan bahwa efek alkohol pada otak – khususnya hipotalamus, daerah yang mengontrol metabolisme – membuat tubuh kurang mampu memproses insulin.

Penelitian ini diterapkan pada sekelompok tikus, yang diantaranya diberi alkohol selama 3 hari, sementara yang lainnya diberi makan sejumlah kalori gula dari sumber makanan lain yang setara. Tikus-tikus yang minum alkohol kemudian ditemukan memiliki konsentrasi insulin plasma yang lebih tinggi, yaitu indikator sindrom metabolik yang meningkatkan risiko diabetes.

Para peneliti juga mengidentifikasi adanya peradangan dalam otak tikus peminum alkohol. Ketika otak tikus menghambat protein, yang menyebabkan peradangan di hipotalamus, otak mampu mencegah resistensi insulin.

Pesta minuman keras biasanya didefinisikan dengan mengonsumsi 4 minuman beralkohol untuk wanita atau 5 minuman beralkohol untuk pria dalam rentang waktu 2 jam. Studi baru ini diterbitkan dalam jurnal Science Translational Medicine. (jay)

BACA JUGA: Mengapa Setelah Menikah Bertambah Gemuk? Ini Jawabannya!

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes