Badan Lemes & Perut Kembung Usai Berbuka, Mengapa?

Pernahkah Anda mengalami perut terasa penuh, begah atau kembung sesaat setelah berbuka, dan rasanya malas beranjak dari kursi makan Anda? Jika ini terjadi, coba lihat kembali seperti apa menu berbuka Anda.

perut-kembung-saat-berbuka

Makanan yang mengandung minyak terlalu banyak dapat memicu peningkatan cairan dalam lambung. Minuman yang terlalu dingin, terlalu pedas, asam dan berlemak juga dapat mengakibatkan peningkatan asam lambung, sehingga perut terasa kembung, begah, nyeri hingga muncul rasa tidak nayman lainnya.

Namun Anda tidak perlu khawatir. Saat Anda mengalami kondisi ini, pertolongan pertama yang perlu dilakukan adalah istirahat sejenak dari aktivitas makan Anda, jangan makan apapun minimal 5 menit. Tambahkan air putih hangat bila perlu untuk melancarkan proses pencernaan. Istirahat sejenak dari aktivitas makan diperlukan untuk mengembalikan kadar normal asam lambung.

Jika ingin cara yang lebih alami, Anda bisa mengunyah kunyit atau ubi mentah. Kedua makanan ini efektif membantu mengurangi peningkatan asam lambung.

“Sebelum itu terjadi segera sadari makanan yang sehat. Berbuka boleh pakai yang manis, tapi jangan berlebihan. Hindari makanan yang terlalu asam, pedas, berminyak, dan berlemak. Gorengan boleh, tapi sebaiknya dimakan ketika menyantap hidangan utama,” terang ahli gizi Rita Ramayulis DCN, Mkes, seperti dikutip detikhealth.

Beberapa ahli kesehatan juga menyarankan untuk tidak langsung makan berat ketika tiba waktu berbuka. Kebiasaan langsung makan berat saat berbuka puasa juga dapat mengakibatkan perut kembung, nyeri dan mual, bahkan membuat tubuh menjadi lemas.

Sebaiknya, awali dengan makanan yang ringan terlebih dahulu agar pencernaan yang seharian ‘istirahat’ tidak kaget dengan makanan yang dikonsumsi. Dan makan besar sebaiknya dilakukan setelah shalat Maghrib. (dan)

BACA JUGA : Resep Kolak Labu dan Nangka

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes