Benarkah Diet Tinggi Protein Picu Gangguan Ginjal?

Saat sedang menjalankan program penurunan berat badan, biasanya kita disarankan untuk melakukan diet tinggi protein. Namun, terkadang kita masih merasa ragu-ragu, bolehkah diet tinggi protein ini kita lakukan? Apakah ada pengaruhnya dengan ginjal kita?

Benarkah-Diet-Tinggi-Protein-Picu-Gangguan-Ginjal

Menurut seorang Dietitian dari Mayoclinic, Katherine Zeratsky, R.D., L.D menjelaskan bahwa diet tinggi protein untuk orang sehat dan tidak mempunyai gangguan dengan ginjalnya tidak akan membahayakan. Namun, diet ini juga tidak boleh dilakukan dalam jangka waktu yang lama.

Menurutnya diet tinggi protein aman dilakukan jika dilakukan dalam waktu yang singkat yaitu kurang lebih selama 6 bulan atau kurang. Karena beberapa masalah kesehatan akan muncul jika diet tinggi protein ini dilakukan dalam jangka waktu yang lama.

Masalah kesehatan yang sering muncul karena menerapkan diet tinggi protein dalam jangka waktu yang lama antara lain seperti kekurangan zat gizi seperti serat. Karena diet tinggi protein ini umumnya membatasi jumlah asupan karbohidrat yang mana serat termasuk di dalamnya.

Umumnya kekurangan asupan serat akan menimbulkan masalah susah buang air besar atau sembelit. Selain itu, diet tinggi protein ini juga dapat memperparah kondisi ginjal pada orang yang mempunyai masalah dengan ginjal seperti gagal ginjal.

Tetapi bukan berarti Anda tidak boleh sama sekali menerapkan diet ini. Anda tetap bisa melakukan diet tinggi protein untuk menurunkan berat badan namun lakukanlah dalam waktu yang pendek dan pilihlah jenis protein yang berkualitas seperti protein pada ikan, ayam tanpa kulit, lean beef serta pilihlah sumber makanan karbohidrat yang tinggi serat seperti nasi merah, roti gandum, sayuran, dan buah-buahan.

Dan yang pasti Anda tidak mempunyai masalah dengan ginjal jika ingin menerapkan pola diet tinggi protein. (key)

BACA JUGA : Benarkah Beef Protein Sumber Protein Terbaik?

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes