berat badan

Berat Badan Naik atau Turun Tingkatkan Risiko Patah Tulang

Berat badan dapat mempengaruhi kesehatan seseorang. Studi terbaru menyebutkan, berat badan naik atau turun dapat meningkatkan risiko patah tulang. Benarkah?

berat badan

Peneliti yang dilakukan Profesor Carolyn Crandall dari University of California menganalisis data lebih dari 120.000 wanita usia lanjut pasca menopause di Amerika Serikat usia antara 50-79 tahun. michael kors abbey backpack access review Kesehatan para peserta diikuti selama 11 tahun.

Dalam studi yang dipublikasikan BMJ ini, berat badan turun 5 persen atau lebih terkait dengan 65 persen risiko patah tulang pinggul. Berat badan turun juga terkait dengan 9 persen risiko lebih tinggi patah anggota tubuh bagian atas, 30 persen pada pusat tubuh (pinggul, panggul, nfl jerseys all teams alibaba dan tulang belakang).

Sementara itu, kenaikan berat badan lima persen atau lebih terkait dengan 10 persen lebih tinggi risiko patah tulang bagian atas tubuh dan 18 persen patah tulang bagian bawah tubuh.

Para peneliti menemukan bahwa penurunan berat badan yang tidak disengaja terkait dengan risiko lebih tinggi patah tulang pinggul dan tulang belakang. Sementara itu, penurunan berat badan yang disengaja terkait risiko lebih tinggi pada patah tulang anggota tubuh bagian bawah. nfl jerseys ranked custom (ctr)

BACA JUGA: Selingkuh Dapat Turunkan Berat Badan Lebih Cepat?

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes