UBC Xpress

Curi Perhatian Juri, Beberapa Peserta Berani Tampil Beda

Siapa yang tak kenal dengan Ultimate Body Contest (UBC). Sejak pertama digelarnya kompetisi ini pada tahun 2007, UBC selalu mendapatkan tempat di hati pencintanya.

Piala

Terbukti, dari UBC Xpress yang diselenggarakan di Atlas Sport Club Surabaya (30/11), peserta begitu antusias. Hal ini terlihat dari antrean pendaftaran peserta dan penonton yang memenuhi seluruh gedung pertunjukan.

Jika pada ajang body contest umumnya menggunakan body color untuk melumuri tubuh, maka pada ajang UBC Xpress Atlas Sport Club Surabaya ini peserta menggunakan baby oil untuk lebih menunjukkan pahatan ototnya.

Seperti yang dilakukan oleh Tomy Surya, salah satu peserta dari Sidoarjo. Dirinya menganggap, mengolesi tubuh dengan menggunakan baby oil lebih dapat memberikan efek mengkilat, sehingga pahatan otot akan lebih nampak dihadapan dewan juri,” ungkap pria yang dengan nomor kontes 73 tersebut.

Terlepas dari hal itu, postur tubuh dan pahatan otot memang menjadi kriteria utama penilaian. Namun, terdapat pula kriteria pendukung lain yang dapat menjadi nilai tambah, seperti pose dihadapan dewan juri, dan penampilan fisik secara keseluruhan.

Topeng

Inilah yang dimanfaatkan oleh beberapa peserta UBC Xpress Atlas Sport Club Surabaya. Agar terlihat lebih menarik, beberapa peserta menggunakan atribut-atribut unik. Salah satunya adalah Sugik, peserta dengan nomer kontes 14 tersebut tampil di hadapan para juri dengan menggunakan topeng yang berbentuk masker. Menurutnya, tampil menarik dihadapan juri sangat menunjang hasil penilaian nantinya. Sehingga, dirinya lebih memilih untuk tampil berbeda dengan peserta lainnya.

“Jika ingin menjadi sorotan di atas panggung, ya harus berani tampil beda dengan peserta lainnya. Itu pasti juga dapat menambah penilaian tim dewan juri,” ungkap peserta dari Jember tersebut.

Hal senada juga dilakukan oleh Wisnu, salah satu peserta dengan nomor kontes 54. Saat berada di depan panggung, dirinya mengenakan Udeng Sunda di kepalanya. Menurutnya, hal tersebut justru dapat menambah kepercayaan diri di hadapan ratusan penonton.

Agus Panco, salah satu Dewan Juri dalam Acara UBC Xpress Atlas Sport Club Surabaya berkomentar tentang hal ini. Menurutnya, selama atribut yang dikenakan oleh peserta tidak mengganggu proses penilaian juri dan menutupi bagian tubuh, hal itu masih diperbolehkan. “Diperbolehkan, asal peserta mengerti mana atribut yang sesuai dengan batas kewajaran. Tetap, nantinya yang menjadi penilaian utama berdasarkan dari postur tubuh dan ototnya,” ungkap pria yang pernah menyabet medali perak di Cabang Olahraga Binaraga Kelas 55 Kg PON XVII Tahun 2008 di Kalimantan Timur tersebut. (gie)

BACA JUGA: Solusi Bagi Anda Untuk Padatkan Lengan Bergelambir

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes