garam atau gula

Gula Atau Garam, Manakah yang Lebih Sehat?

Sobat fitnes mania, apakah mengonsumsi lebih banyak gula bisa memperburuk kondisi jantung Anda? Dalam sejarah kesehatan, garam menjadi musuh utama bagi mereka yang ingin menjaga kesehatan jantungnya. Namun, sebuah studi baru sekarang menunjukkan bahwa mungkin ada penjahat kardiovaskular lebih besar mengintai dalam makanan Anda yaitu dengan menambahkan gula.

Salt or Sugar

Dalam sebuah studi baru yang diterbitkan dari British Medical Journal yang berjudul Open Heart, para peneliti berpendapat bahwa pedoman diet harus menyoroti pada pengurangan jumlah konsumsi gula daripada garam agar benar-benar bisa menyembuhkan dan meminimalisir hipertensi, penyakit jantung dan tingkat stroke.

Menurut Dr. James DiNicolantonio, Kepala Departemen Kardiologi Preventif di Saint Luke Mid America Heart Institute, Kansas City di Amerika mengatakan bahwa mengurangi natrium saat diet memang memperlihatkan penurunan tekanan darah antara dua hingga empat mm Hg, akan tetapi beberapa orang tidak mengalami perubahan apapun.

Beberapa penelitian terbaru telah menunjukkan bahwa menurunkan kadar asupan garam di bawah tiga gram per hari, seperti yang direkomendasikan oleh banyak organisasi kesehatan tidak dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan seseorang. Di sisi lain banyak penelitian yang menunjukkan bahwa gula bisa menjadi ancaman bagi kesehatan Anda. Orang-orang yang mendapatkan lebih dari seperempat kalori harian mereka dari gula yang ditambahkan, memiliki hampir tiga kali lipat risiko penyakit kardiovaskular dibandingkan dengan mereka yang mendapatkan kurang dari 10 persen kalori harian mereka dari gula yang ditambahkan.

Salah satu ancaman terbesar bagi jantung Anda adalah sirup jagung yang tinggi fruktosa, yang ditemukan dalam banyak makanan olahan. Dan tentu saja, ada pada soda. Karena kandungan fruktosa pada satu kaleng soda kadarnya setara dengan makan buah apel antara lima hingga enam buah.

Makanan atau minuman yang memiliki kandungan fruktosa lebih dari 74 gram per hari dapat meningkatkan 77 persen risiko seseorang memiliki tekanan darah di atas 160/100 mm HG (tekanan darah normal sekitar 120/80 mm Hg). Dan dalam diet tinggi gula juga dapat meningkatkan insulin darah yang lebih tinggi.

Jadi berapa banyak tambahan gula yang aman bagi Anda? DiNicolantonio merekomendasikan untuk mengonsumsi tambahan gula sebanyak enam sendok teh per hari untuk wanita, dan sembilan sendok teh per hari untuk pria.

Cara nyata untuk mengatasi risiko penyakit jantung Anda agar tetap sehat adalah dengan menghindari makanan dan minuman kemasan. Makanlah makanan buatan sendiri. Dan jika Anda terpaksa makan makanan kalengan atau kemasan cek label gizinya, dan lihat berapa takaran gula di dalamnya. Iringi pula dengan olahraga, diet, dan suplementasi yang tepat agar jantung Anda terbebas dari risiko penyakit apapun.

Semoga bermanfaat.(mee)

BACA JUGA: Ini Dia Waktu Terbaik Anda Untuk Berolahraga

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes