fruktosa

Gula Jenis Ini Mendorong Untuk Overeating

Otak kita memiliki respon yang berbeda pada tiap jenis gula. Hasil penelitian terbaru menemukan bahkan konsumsi jenis gula fruktosa dapat mendorong kita untuk makan secara berlebih atau overeating.

fruktosa

Dari data menunjukkan bahwa obesitas, di Amerika Serikat khususnya, terjadi peningkatan yang cukup signifikan dari tahun ke tahun. Penyebab utama adalah gaya hidup yang tidak sehat serta asupan makanan yang berlebih. Dan yang menjadi perhatian peneliti adalah peningkatan konsumsi fruktosa.

Fruktosa adalah gula sederhana yang ditemukan dalam buah-buahan, tetapi ditambahkan ke banyak makanan “gula rafinasi” seperti fruktosa pada sirup jagung. Sebagai perbandingan, nfl jerseys reddit for sale near me 2 glukosa, sumber energi utama untuk tubuh, biasanya dihasilkan melalui pemecahan karbohidrat kompleks. Konsumsi fruktosa menghasilkan peningkatan yang lebih kecil dalam sirkulasi hormon kenyang dibandingkan konsumsi glukosa.

Dari hasil praklinis (pada hewan), fruktosa yang masuk dalam otak mendorong untuk makan, sementara glukosa dapat memberikan rasa kenyang atau penuh. Studi awal pada manusia juga menunjukkan bahwa glukosa mengurangi aktivitas hipotalamus, yaitu berhubungan dengan metabolik, sedangkan fruktosa tidak.

Dilansir MedicalNewsToday.com, moncler armoise albizia laporan penelitian ini diterbitkan oleh American College of Neuropsychopharmacology di Phoenix, Arizona. Hasil studi menunjukkan jika fruktosa membuat otak lebih merespon makanan, inilah yang mendorong kita untuk makan berlebih.

Penelitian ini dilakukan oleh Kathleen Page dan tim dari University of Southern California (USC) dengan menggunakan scan functional Magnetic Resonance Imaging (fMRI) . Peneliti memeriksa respon otak dan motivasi untuk makan ketika peserta diperlihatkan gambar makanan (seperti kue cokelat) setelah mereka minum minuman yang mengandung glukosa dan fruktosa.

Para peserta sendiri terdiri dari 24 orang laki-laki dan perempuan berusia antara 16-25 tahun. Mereka diperlihatkan gambar makanan selama scan fMRI dan melaporkan berapa banyak mereka ingin makan.

Keinginan untuk makan ini merupakan aktivasi nucleus accumbens, bagian dari “sirkuit reward” otak. Aktivasi nucleus accumbens ini lebih besar setelah mengkonsumsi minuman fruktosa dibandingkan dengan minuman glukosa.

Tentu saja, ugg outlet australia auckland hasil penelitian ini sangat bermanfaat mengenai pengetahuan masyarakat pada kesehatan. Terlebih, saat ini banyak makanan dan minuman yang tinggi gula (fruktosa) yang merangsang seseorang untuk makan secara berlebih. (ctr)

BACA JUGA: Tips Mencegah Binge Eating di Malam Hari

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes