Implant balon

Implan Balon Bantu Kurangi Berat Badan dengan Cepat

Dari hasil percobaan klinis, ternyata implan (pemasangan) balon di perut dapat memicu penurunan berat badan yang cukup besar tanpa operasi bedah.

BALON FIX

Hal ini seperti yang disampaikan oleh peneliti utama, Dr. Jaime Ponce yang juga direktur medis dari program bedah bariatric (bariatric surgery) di Hamilton Medical Center di Dalton, Georgia. Dijelaskannya, dua balon yang terhubung diisi dengan garam akan membantu orang gemuk kehilangan banyak berat badan.

Seperti yang dilansir webmd.com, Ponce menjelaskan bahwa balon dapat mengurangi kapasitas lambung. Hal itu membuat orang akan merasa kenyang dengan sedikit makanan. Dalam waktu enam bulan, orang yang melakukan implant balon akan kehilangan berat sebesar 28,5 persen.
Perangkat implan balon ini dinamakan ReShape Duo yang dibuat oleh produsen asal California Selatan, ReShape Medical Inc. Hasil uji klinis ini sendiri diumumkan oleh Ponce pada Selasa (4/11) lalu dalam pertemuan tahunan Obesity Society di Boston.

Implan Balon

Ponce mengatakan, balon secara perlahan ke tenggorokan kemudian masuk ke perut. Setelah itu, balon diisi dengan garam yang mengandung pewarna biru. untuk proses penempatan balon ini membutuhkan waktu sekitar delapan menit.Percobaan ini sendiri telah dilakukan kepada 326 pasien yang memiliki Body Mass Index (BMI) antara 30 dan 40 (obesitas). Mereka secara acak ditunjuk dan telah menjalani endoskopi placebo. Setelah itu, pasien akan mengikuti pelatihan diet dan konseling untuk penelitian.

Berikut beberapa fakta mengenai implan balon :

1. Akan diambil dari perut setelah enam bulan, untuk mengurangi risiko pecah dan resiko sakit maag akibat gesekan balon.
2. Meski risiko prosedur rendah, namun masih dapat terjadi komplikasi.
3. Rata-rata berat badan pasien akan turun sekitar 10-15 kg selama enam bulan.
4. Setelah melakukan implan balon, pasien harus mengikuti program latihan diet, olahraga dan konseling dari ahlinya.

Hal senada juga disampaikan oleh wakil ketua Department Pendidikan Bedah di Duke University, Dr. Ranjan Sudan. Salah satu contohnya adalah orang membutuhkan tubuh ramping ketika akan menjalani operasi jantung atau terapi kanker.

Dalam uji coba tersebut, sekitar 15 persen pasien, balon terpaksa diangkat sebelum waktunya akibat adanya masalah. Yakni, pasien merasa mual dan tidak nyaman pada perut selama tiga hari pertama.

Sementara itu, US Food and Drug Administration masih akan mempertimbangkan produk ReShape Duo ini untuk dipasarkan di Amerika. Meski demikian, balon tersebut sudah ada di Eropa sejak tahun 2011 lalu. (ctr)

BACA JUGA: 5 Kebiasaan Minum yang Bikin Berat Badan Bertambah

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes