Inilah Dampak Buruk dari Penggunaan Lensa Kontak!

Selain mendukung penampilan, lensa kontak bisa membantu pengelihatan orang yang memiliki masalah pengelihatan. Namun, bila lensa kontak digunakan lebih dari 10 jam sehari, ternyata bisa membawa risiko tinggi merusak bola mata.

Inilah Dampak Buruk dari Penggunaan Lensa Kontak

Seperti yang dikutip dari Antaranews.com, mata memerah adalah gejala yang mengawali berbagai infeksi serius. Mata akan kekurangan oksigen karena tertutup oleh lensa kontak, sehingga mata tidak dapat bernapas. Sebagai hasilnya, mata akan terasa gatal dan kering, perlahan-lahan mata akan memerah, berair, dan penggunanya akan kesulitan untuk melihat jelas.

Bila Anda menghiraukan gejala mata merah, maka Anda akan berisiko mengalami alergi permanen terhadap lensa kontak. Saat mata menderita akibat kekurangan oksigen atau terjadi infeksi, mata mengalami peningkatan resistansi terhadap lensa kontak yang merupakan benda asing.

Lensa kontak juga bisa menyebabkan kebutaan yang disebut dengan corneal opacity, yang terbentuk akibat parut pada bola mata yang disebabkan oleh kontak lensa. Ini terjadi setelah berbagai infeksi dan trauma yang menimbulkan bercak-bercak parut pada kornea mata. Corneal opacity terjadi secara permanen dan membuat pandangan menjadi kabur.

Perubahan bentuk bola mata juga bisa terjadi akibat lensa kontak yang menempel seperti kulit kedua pada mata. Faktanya, lensa kontak mengikuti bentuk bola mata penggunanya, namun lensa kontak akan kehilangan bentuk aslinya setelah beberapa kali penggunaan. Hasilnya, bola mata juga akan terpengaruh oleh bentuk lensa kontak yang digunakan dalam kurun waktu cukup lama.

Untuk mencegah terjadinya kerusakan ini, sebaiknya alat bantu pengelihatan yang menunjang penampilan ini tidak digunakan lebih dari delapan jam per hari. (jay)

BACA JUGA: Punya Kaki Bau? Atasi dengan Cara Ini!

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes