Jerman Pulang, Italia Tantang Spanyol di Final

Italia dengan gemilang berhasil lolos ke final Piala Eropa 2012 untuk menghadapi juara bertahan Spanyol yang sudah lolos lebih dulu, setelah mereka membukukan kemenangan 2-1 atas Jerman di Warsawa, Jumat pagi (WIB), seperti dikutip Antaranews.

Dua gol Italia dicetak di babak pertama, lewat dua gol penyerangnya, “Super Mario” Balotelli. Gol pertama dicetak lewat sundulan pada menit 20 memanfaatkan umpan Antonio Cassano, sedangkan gol kedua Balotelli datang 16 menit kemudian, kali ini dari tendangan kerasnya.

Jerman yang banyak menyerang baru bisa mencetak gol pada menit 91 setelah mendapatkan hadiah penalti. Mesut Ozil berhasil mengubah keadaan menjadi 1-2.

Pada babak kedua, Jerman tetap mendominasi serangan. Bola-bola “Der Panzer” kebanyakan datang dari sisi kiri pertahanan Italia di mana Jerome Boateng banyak melakukan penetrasi.

Namun, serangan-serangan ini jarang sekali berbuah tendangan ke arah gawang Italia karena kebanyakan umpan-umpan Jerman selalu terlebih dahulu membentur pemain bertahan Italia.

Salah satu kesempatan terbaik “Der Panzer” datang pada menit 60 saat mendapatkan tendangan bebas dari posisi yang sangat menguntungkan depan kotak penalti Italia. Sayang, tendangan keras Marco Reus masih bisa diselamatkan Gianluigi Buffon dengan kedua tangannya.

Italia yang diserang habis-habisan kembali melakukan serangan balik pada menit 65. Kerjasama Diamanti dan Marchisio hampir saja menambah keunggulan Italia. Sayangnya tendangan Marchisio melebar di sisi kiri gawang Jerman. Jerman unggul dalam penguasaan bola dengan 54 persen, tendangan ke arah gawang juga mereka unggul dengan 15 kali, sedangkan Italia 10 kali tendangan.

Di final Piala Eropa 2012 Italia akan bertemu dengan Spanyol pada 1 Juli. Italia yang empat kali juara dunia dan sekali juara Eropa pada 1968, akan menghadapi Spanyol yang menjadi juara bertahan sekaligus, baik untuk Piala Dunia maupun Piala Eropa.

Kedua tim itu sedang berburu rekor. Spanyol mengincar rekor sebagai tim pertama yang menjadi juara bertahan berturut-turut sekaligus menyandingkannya dengan trofi Piala Dunia, sedangkan Italia ingin menciptakan rekor dua kali menjadi juara Eropa. (jay)

BACA JUGA : 10 Spot Sensitif Wanita

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes