Ketahuan Doping, Lance Armstrong Kehilangan Banyak Sponsor

Nike, Anheuser-Busch dan sederet perusahaan lainnya pada Rabu (17/10) mengatakan akan mengakhiri sponsornya dengan atlit balap Lance Armstrong. Pengakhiran kontrak ini datang sepekan setelah U.S. Anti-Doping Agency (USADA) merilis sebuah laporan yang merinci dugaan penggunaan doping oleh Armstrong dan timnya.

Beberapa tahun ini, Nike tetap setia pada beberapa atlit selebritis yang berjaya di masa lalu, dan telah mensponsori Armstrong sejak tahun 1996. Tetapi, produsen sepatu ternama dunia itu akhirnya mengakhiri Armstrong sebagai endorser secara langsung.

“Karena bukti kuat yang menyatakan Lance Armstrong menggunakan doping dan membohongi Nike selama lebih dari satu dekade, Nike dengan sangat menyesal telah mengakhiri kontrak dengannya,” tulis Nike dalam sebuah pernyataan resmi seperti dikutip Los Angeles Times. “Nike tidak membenarkan penggunaan ilegal obat peningkat performa tersebut.”

Selain itu, Anheuser-Busch juga mengumumkan pengakhiran kontrak dengan Armstrong sebagai duta minuman Ultra Michelob pada akhir tahun ini. RadioShack, yang mensponsori tim bersepeda Armstrong, juga mengatakan melalui juru bicaranya pada Rabu (17/10) bahwa perusahaannya “tidak memiliki kerja sama lagi dengan Lance Armstrong.” Selain itu, produsen speda Trek, sponsor yang membantunya meraih gelar Tour, juga mengakhiri dukungannya, dengan mengumumkan hal itu sebagai hal yang “mengecewakan setelah dilaporkan USADA.”

Juga Rabu kemarin, Armstrong mundur sebagai ketua yayasan peduli kanker miliknya, Livestrong.

“Dia tidak lagi cocok sebagai tokoh yang layak untuk platform pemasaran bagi perusahaan atau pihak siapa pun,” kata Paul Swangard, Managing Director dari James H. Warsaw Sports Marketing Center, University of Oregon.

Salah satu pakar memperkirakan bahwa Armstrong akan mengalami kerugian pendapatan sebesar US$ 30 juta dari sponsor,. “Itu adalah perjalanan besar dan panjang untuknya,” kata Swangard. “Tapi, saya pikir perjalanannya sudah berakhir.”

Armstrong, yang kini genap berusia 41 tahun, menjadi pahlawan di seluruh dunia dengan mengatasi kanker testis dan meraih rekor tujuh gelar Tour de France berturut-turut dari 1999-2005.

Meski ia dibuntuti oleh tuduhan bahwa kemenangannya berkat doping, Armstrong mengaku bahwa sudah melakukan ratusan tes narkoba dan dinyatakan bersih. Ia juga membantah berbuat curang untuk menang.

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes