whole grain

Konsumsi Whole Grain Bisa Perpanjang Harapan Hidup?

Studi terbaru menunjukkan bahwa konsumsi whole grain (biji serelia utuh) juga dapat memperpanjang harapan hidup. Benarkah demikian?

whole grain

Studi ini dilakukan lebih dari 100.000 orang lebih selama 14 tahun menemukan bahwa mengonsumsi whole grain dapat mengurangi risiko kematian akibat penyakit kardiovaskuler.

Peneliti mengatakan bahwa mengonsumsi bubur yang mengandung 28 gram whole grain per hari dapat mengurangi risiko kematian sebesar lima persen.

Peneliti mengamati lebih dari 74.000 wanita dan 43.000 pria kaitannya mengonsumsi whole grain dengan risiko kematian. Dalam studi ini, terjadi sebanyak 26.920 kasus kematian selama dua dekade.

Setelah menambahkan beberapa faktor lain seperti usia, rokok, dan Body Mass Index (BMI), peneliti menemukan bahwa orang yang mengonsumsi whole grain risiko kematian lebih rendah dibanding yang tidak makan whole grain. Setiap porsi whole grain mengurangi risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular sebesar 9%.

Dalam jurnal JAMA Internal Medicine, tim peneliti yang dipimpin oleh Dr. Hongyu Wu dari Harvard School of Public Health di Boston menyimpulkan bahwa temuan ini dapat menjadi pedoman diet yang tepat.

“Temuan ini mendukung pedoman diet yang merekomendasikan peningkatan konsumsi whole grain pencegahan penyakit kronis dan juga memberikan bukti yang menjanjikan bahwa diet yang diperkaya dengan biji-bijian dapat memberikan manfaat terhadap harapan hidup yang lebih panjang,” kata Dr. Hongyu Wu dilansir DailyMail.

Produk olahan whole grain sudah banyak dijual di pasaran, mulai dari yang berbentuk tepung (seperti tepung gandum) hingga yang berupa makanan olahan seperti roti gandum, biskuit oat, biskuit gandum, atau sereal oat yang dicampur susu. (ctr)

BACA JUGA: Benarkah Lemak Dapat Lindungi Tubuh Dari Infeksi?

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes