Kurang Tidur Picu Obesitas?

Para peneliti menyimpulkan kurang tidur sebagai penyebab meledaknya kasus epidemi obesitas di Inggris. Menurut para ilmuwan, kurang tidur bisa memicu aktivitas ngemil makanan yang tidak sehat sepanjang siang hari.

Bukan tanpa alasan, aktivitas ‘ngemil‘ itu memang menyebabkan kelelahan dan kurang konsentrasi yang nantinya akan membuat orang mendambakan makanan manis dan berlemak untuk memuaskannya.

Tetapi, para ahli memperingatkan bahwa kelebihan gula atau yang dikenal sugar rush dapat menyebabkan memuncaknya kadar gula darah, lalu dengan cepat diikuti kemerosotan kadar gula. Karena kemerosotan gula itu akan mendorong orang untuk mencari makanan ringan seperti biskuit dan keripik.

“Kurang tidur meningkatkan aktivitas saraf di daerah otak tertentu yang terkait dengan sistem pembawaan,” kata Miguel Toribio-Mateas, Ketua British Association for Applied Nutrition and Nutritional Therapy, yang dikutip Daily Express.

“Kurang tidur juga tampaknya memiliki efek pada toleransi glukosa dan sensitivitas insulin yang menentukan seberapa baik tubuh kita mampu untuk metabolisme energi dari makanan yang mengandung karbohidrat. Ini sangat penting karena gangguan sensitivitas insulin berhubungan dengan nafsu memakan makanan manis,” tambah Toribio-Mateas.

Penelitian ini menemukan bahwa sarapan adalah makanan terpenting karena bertugas dalam mengirimkan pesan ‘kenyang’ ke otak dan membuat orang merasa kenyang lebih lama. “Sarapan bagi para pekerja kantoran harus mengandung sumber protein yang berkualitas baik,” katanya.

“Penelitian ini juga menunjukkan bahwa memakan daging atau telur adalah salah satu cara terbaik untuk menghindari kelaparan atau kemerosotan energi di pertengahan pagi, yang cenderung dihantui rasa keinginan untuk mengemil,” tutup Toribio-Mateas. Well, selamat mencoba! (jay)

BACA JUGA : 5 Manfaat Sehat Tomat Bagi Tubuh Anda

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes