Kurangi Asupan Gula, Cara Utama Basmi Obesitas

Menurut studi yang dilakukan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), mengurangi asupan gula harus menjadi bagian dari strategi global untuk mengatasi epidemi obesitas.

Kurangi Asupan Gula, Cara Utama Basmi Obesitas

Temuan ini didasarkan pada analisis dari 8.000 percobaan dan 10.000 studi kohort oleh Lisa Te Morenga dan Jim Mann dari Department of Human Nutrition di Otago University, Selandia Baru, dan Edgar National Centre for Diabetes and Obesity, yang memberikan bukti bahwa mengurangi gula berefek “kecil tapi signifikan” pada berat badan.

WHO sebelumnya telah merekomendasikan bahwa asupan gula harus kurang dari 10 persen dari asupan energi total. Gula ini termasuk gula yang ditambahkan ke makanan oleh produsen, masakan, atau konsumen, ditambah gula alami yang terdapat dalam madu, sirup dan jus buah, demikian laporan British Medical Journal.

WHO juga meminta kelompok peneliti Otago untuk menganalisis hasil uji coba terkontrol dan studi kohort asupan gula dan kegemukan tubuh, serta meninjau bukti mengenai hubungan antara konsumsi gula dan berat badan pada orang dewasa dan anak-anak.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa mengurangi gula dalam pola makan memiliki efek kecil tapi signifikan terhadap berat badan pada orang dewasa, rata-rata penurunan 0,8 kg. Meningkatkan asupan gula juga dikaitkan dengan peningkatan 0,75 kg sesuai pada berat badan.

Bukti tersebut kurang konsisten pada anak-anak, terutama karena kurangnya kepatuhan terhadap saran diet. Namun, untuk minuman bergula, risiko kelebihan berat badan atau obesitas meningkat di kalangan anak-anak.

“Mengurangi jumlah gula dalam minuman layak untuk mendapatkan perhatian khusus, karena sudah ada bukti yang kuat,” tutup penulis penelitian. (jay)

BACA JUGA: Kolesterol ‘Jelek’ Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung 3 Kali Lipat!

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes