Latihan Interval Jalan Kaki Lebih Sehat Ketimbang Jalan Kaki Biasa

Sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa pelatihan interval (kombinasi intensitas tinggi dan rendah) saat jalan kaki memiliki manfaat kesehatan yang jauh lebih baik ketimbang berjalan kaki biasa, terutama pada penderita diabetes tipe 2.
jalan-kaki-interval
Penelitian yang dilakukan oleh Dr Thomas Solomon, di University of Copenhagen, Denmark, dan koleganya menunjukkan bahwa efek latihan pada kontrol gula darah (glikemik) pada individu dengan diabetes tipe 2 mengalami perbaikan yang signifikan, tetapi pemilihan jenis dan intensitas latihan masih perlu dikaji ulang.

Para peneliti menemukan bahwa kontrol gula darah yang lebih baik hanya jelas terlihat dalam latihan interval berjalan. Ini mungkin disebabkan oleh peningkatan induksi sensitivitas insulin dan peningkatan pembuangan glukosa perifer, yang mengacu pada peningkatan metabolisme glukosa yang terjadi dalam pelatihan interval.

Para penulis menegaskan bahwa temuan yang paling penting dari penelitian ini adalah bahwa berjalan kaki menggunakan interval dapat meningkatkan sensitivitas insulin tanpa mengurangi kompensasi dalam sekresi insulin, yang berdampak pada keseluruhan kadar gula darah pada pasien.

Latihan interval jalan kaki merupakan kombinasi dari jalan cepat dan jalan kaki dengan kecepatan biasa. Contohnya adalah dengan jalan cepat selama 60 detik dilanjutkan dengan jalan kaki biasa 30 detik begitu seterusnya sampai 30-60 menit tergantung kondisi kesehatan masing-masing individu.

Studi ini dipublikasikan di Diabetologia (the journal of the European Association for the Study of Diabetes). (dan)

BACA JUGA : MANFAAT KOPI LEBIH DARI SEKEDAR ‘TEMAN’ BEGADANG

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes