Legenda Tinju Kuba Stevenson Meninggal Dunia

Legenda tinju asal Kuba, Teofilo Stevenson, yang merupakan petinju terbaik di masanya kendati tidak pernah beralih ke tinju profesional, meninggal dunia pada Senin waktu setempat di usia 60 tahun karena serangan jantung. Demikian kabar duka yang dikutip AFP/Antara, baru-baru ini.


Stevenson mendominasi ajang pertarungan tinju amatir selama 14 tahun dan menjadi petinju pertama yang meraih medali emas Olimpiade di kelas yang sama sebanyak tiga kali. Bertanding di kategori yang sekarang dikenal dengan kelas berat super, Stevenson meraih medali emas pertama pada Olimpiade Munich pada 1972, kemudian dua medali emas lainnya di Montreal 1976 dan Moskow 1980.

Namun, ia tidak bersedia memanfaatkan peluang medali keempatnya karena Kuba bergabung dengan Sovyet untuk memboikot Olimpiade Los Angeles 1984. Stevenson pun mengakhiri karirnya pada 1986 dengan rekor 302 kemenangan, lalu bergabung dengan Federasi Tinju Kuba sebagai pelatih dan ofisial, dengan melatih Felix Savon, yang akhirnya menirunya dengan meraih tiga medali emas Olimpiade pada 1992, 1996, 2000.

Ia juga dikenal tidak bersedia melepas status amatirnya pada tahun 1970-an, padahal badan tinju dunia amat mengincarnya untuk dipertemukan dengan petinju kelas berat yang kemudian menjadi juara dunia, Muhammad Ali, setelah usai Olimpiade Montreal 1976. Ia tetap setia dengan Revolusi Kuba, dengan mengatakan, “Apa artinya satu juta dolar dibandingkan dengan kecintaan delapan juta orang Kuba?”. Rest in peace sang legendaris! (jay)

BACA JUGA : Cegah Kanker Otak Sejak Dini Dengan Arginine

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes