Lingkungan Sekitar Juga Bisa Buat Anda Gemuk lho!

Sebuah studi baru mengungkapkan bahwa orang yang tinggal atau bekerja di lingkungan yang dekat dengan restoran cepat saji berisiko menjadi gemuk. Benarkah?

Lingkungan Sekitar Juga Bisa Buat Anda Gemuk Lho2

Untuk membuktikan hal ini, para peneliti dari University of Cambridge menganalisa data lebih dari 5.000 orang berdasarkan tinggi badan dan berat badan untuk menemukan nilai Body Mass Index (BMI). Usia rata-rata para peserta studi sekitar 26-62 tahun baik wanita maupun pria.

Kemudian, para peneliti juga membandingkan data statistik peserta studi dengan jawaban dari kuesioner yang sebelumnya sudah diisi oleh para peserta itu sendiri.

Kuesioner yang diberikan berisi mengenai berapa sering mengonsumsi makanan cepat saji dan berapa jumlah restoran cepat saji dalam radius 1 mil atau sekitar 1,6 km dari kantor, rumah, dan jalan yang setiap hari dilalui para peserta studi.

Rata – rata ada sekitar 32 outlet takeaways atau restoran makanan cepat saji di dekat mereka beraktivitas, 9 ditempat tinggal, 9 di perjalanan, dan 14 di lingkungan kantor mereka dengan radius sekitar 1,6 km.

Hampir setengah dari jumlah peserta penelitian atau sekitar 48% peserta studi bekerja di lingkungan yang memiliki banyak restoran makanan cepat saji daripada disekitar rumah dan dalam perjalanan.

Hasil studi juga mengungkapkan bahwa peserta yang lebih dekat dengan outlet takeaways 80% cenderung menjadi gemuk dan 20% lebih mungkin memiliki nilai BMI lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang jauh dari restoran cepat saji dalam semua lingkungan (rumah, kantor, dan dijalan).

Selain itu, mereka yang lebih dekat dengan restoran cepat saji memiliki tambahan 5.7 gram kalori dari jumlah kalori yang disarankan perhari atau 15% lebih tinggi dari peserta di lingkungan yang jauh dari makanan capat saji.

“Makanan cepat saji cenderung kurang sehat daripada makanan yang kita siapkan sendiri dirumah, sehingga sangat penting untuk mempertimbangkan sebelum mengonsumsi makanan cepat saji di lingkungan manapun,” ujar Dr. Thomas Burgoine salah satu peneliti studi.

“Tentu saja ini mungkin hanyalah salah satu dari penyebab utama seseorang mengalami obesitas,” tutup Burgoine, yang juga penulis utama studi ini dari Medical Research Council’s di University of Cambridge, Inggris. (boy)

BACA JUGA : Waspada, Badan Gemuk Picu Kanker Ovarium!

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes