Makanan Berlemak Tingkatkan Risiko Kanker Pankreas

Makanan tinggi lemak atau tinggi kalori dapat mempercepat timbulnya kanker pankreas pada manusia. Demikian hasil penelitian yang dilakukan oleh Univeristy of California, Los Angeles (UCLA) seperti dikutip Zeenews, Kamis (21/6).

“Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa pada tikus yang mengonsumsi makanan tinggi lemak dan kalori mengalami obesitas dan gangguan metabolisme seperti resistensi insulin yang terlihat pada obesitas manusia,” ujar pemimpin penelitian Guido Eibl dari UCLA, profesor bedah di David Geffen School of Medicine di UCLA.

Penelitian pada manusia juga memiliki keterkaitan antara asupan lemak tinggi dan obesitas, dengan peningkatan risiko kanker pankreas. Tetapi, mekanisme yang membawa keterkaitan ini belum dipahami.

Kemudian, Eibl dan rekan penelitinya pertama-tama melakukan uji hipotesis mengenai makanan tersebut yang berhubungan dengan kanker.

Para peneliti menyuapkan makanan berisi minyak jagung dengan kadar lemak tinggi dan kalori untuk tikus dengan mutasi genetik. Hasilnya, tikus itu mengembangkan gejala pra-kanker pankreas dengan munculnya gen KRAS yang bermutasi di sebagian besar kanker pankreas manusia.

Hasil penelitian juga menunjukkan, sebanyak 90 persen dari tikus yang disuapi makanan spesial itu menjadi gemuk, dan mereka semua mengembangkan resistansi insulin dan peradangan pada pankreas. Kedua kondisi ini dapat merangsang pertumbuhan sel-sel pra-kanker dan kanker.

Hasil ini sudah dipresentasikan di American Association for Cancer Research’s dalam konferensi “Pancreatic Cancer: Progress and Challenges“, yang diselenggarakan 18-21 Juni kemarin. (jay)

BACA JUGA : Cegah Pikun dengan Latihan Beban

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes