Mengapa Resolusi Tahun Baru Selalu Gagal?

Tahun baru tinggal menghitung hari, ini saatnya kita membuat resolusi di tahun 2013. Namun, seberapa jauh Anda akan mencoba untuk menjaga resolusi Anda? Hal inilah yang tentunya belum bisa dipastikan dan kebanyakan akan berujung ke sebuah kegagalan.

Mengapa Resolusi Tahun Baru Selalu Gagal

Para peneliti yang dipimpin oleh Poynor Cait dari University of Pittsburgh dan Kelly L. Haws dari Texas A&M University akhirnya menemukan alasan mengapa begitu sulit untuk mempertahankan resolusi di tahun baru. Seperti dikutip dari Journal of Consumer Research, penelitian ini menemukan beberapa perbedaan penting antara ‘kebutuhan’ dan ‘kesenangan’.

“Data ini menunjukkan adanya perbedaan mendasar diantara konsumen dalam kecenderungan untuk meraih goal (tujuan) kesenangan dan goal yang dibatasi. Bahkan ketika mengejar goal yang sama, tinggi dan rendahnya kontrol diri konsumen sangat berpengaruh dalam membuat kategori pilihan goal-goal yang konsisten dan tidak konsisten,” tulis para penulis.

Penelitian ini melibatkan tiga studi untuk mengamati proses individu dalam membuat perubahan. Dalam penelitian ini, pertama-tama orang akan membuat daftar goal, dan kemudian mereka bertekad dengan membuat “niat pelaksanaan”, lalu memutuskan pilihan dan perilaku untuk menuju goal.

“Sebagai contoh, Anda akan membuat anggaran, memutuskan item mana yang bersifat kebutuhan dan mana yang bersifat kemewahan, membeli buku diet untuk memberitahu makanan yang boleh dan tidak boleh dimakan, atau mengatur jadwal mingguan termasuk bekerja dan waktu untuk berekreasi,” jelas para penulis. “Yang mengejutkan, penelitian ini menunjukkan bahwa proses mengejar goal bisa berjalan dengan lancar, tetapi akan tergelincir selama fase kedua,” tambahnya.

Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa orang-orang akan ‘tersandung’ ketika goal mereka mengharuskan untuk mengalahkan keinginan dasar mereka. Orang yang memiliki sifat ‘rendah kontrol diri’ akan semakin mudah dalam meraih ‘goal kesenangan’, seperti belanja yang lebih banyak atau semakin boros. Dan, pada orang-orang yang memiliki sifat ‘tinggi kontrol diri’ akan semakin baik dalam meraih “goal yang dibatasi” dan bisa membuat mereka mengkategorikan sedikit item sebagai kebutuhan atau berhemat.

“Intervensi kontrol diri ini memang bervariasi dan tergantung pada pengendalian diri seseorang,” demikian kesimpulan oleh para penulis.

Nah, sudah mengerti mengapa kita sulit dalam meraih resolusi tahun baru? Well, itu semua tergantung seberapa kuat kita dalam menahan keingingan dasar kita. Goodluck! (jay)

BACA JUGA: Mengapa Pria Suka Wanita Langsing? Inilah Alasannya!

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes