nyeri sendi

Olahraga Terbukti Redakan Nyeri Sendi

Berdasarkan studi baru, olahraga dan manual terapi dapat mengurangi rasa sakit dan nyeri pada sendi atau Osteoarthritis (OA). Hasil penelitian tersebut dipublikasikan pekan ini pada pertemuan tahunan American College of Rheumatology di Boston.

Masalah Sendi

Osteoarthritis atau OA adalah penyakit sendi yang paling umum diderita orang paruh baya dan orang tua. Hal ini ditandai oleh kerusakan progresif pada tulang rawan sendi sehingga menyebabkan perubahan struktur di sekitar sendi. Perubahan ini menyebabkan penumpukan cairan, pertumbuhan tulang yang berlebih, serta melonggarkan dan melemahkan otot dan tendon. Akibatnya, gerakan menjadi terbatas dan terasa sakit akibat pembengkakan.

Olahraga dan terapi manual terbukti meredakan gejala OA pada lutut dan pinggul. Peneliti di Selandia Baru telah mempelajari 206 pasien OA selama dua tahun guna mengukur efektif mana antara olahraga yang teratur, manual terapi, atau kombinasi dari keduanya dengan perawatan standar dengan perawatan biasa.

“Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan apakah menyediakan program olahraga yang komprehensif atau manual terapi untuk menghasilkan manfaat tambahan yang signifikan, atau perawatan medis yang biasa untuk OA,” kata penulis studi, J. Haxby Abbott, DPT, PhD, FNZCP di University of Otago di Dunedin, Selandia Baru.

Kemajuan peserta diukur menggunakan Indeks OA Western Ontario and McMaster (WOMAC) Indeks OA dengan skala 0-240. WOMAC poin lebih rendah menunjukkan berkurangnya nyeri, kekakuan dan fungsi fisik. Peserta juga diberikan beberapa tes fisik seperti timed up-and-go,berjalan cepat sejauh 40 meter dan 30 detik sit-to-stand. Pada awal, usia rata-rata pasien OA dalam penelitian ini adalah 66 tahun dengan skor WOMAC rata-rata 100,8.

Setelah dua tahun, semua peserta yang melakukan olahraga teratur, manual terapi atau kombinasi keduanya menunjukkan penurunan skor WOMAC yang jauh daripada mereka yang hanya melakukan perawatan medis biasa untuk OA.

WOMAC poin peserta yang melakukan latihan teratur turun 31,7 poin. Sementara yang menggunakan terapi manual turun sebesar 30,1 poin. Sementara kombinasi olahraga dan terapi manual dapat turun hingga 28 WOMAC poin dari perawatan biasa.

Pasien yang mengikuti terapi latihan menunjukkan perubahan yang sangat signifikan pada setiap tes fisik yang diberikan ketimbang kelompok lain. Studi ini menunjukkan bahwa manfaat pentingnya program komprehensif dari terapi latihan, terapi manual atau kombinasinya yang diberikan ahli terapis, setidaknya dalam dua tahun.

BACA JUGA: Segudang Manfaat Ubi Jalar Saat Anda Memakannya

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes