olahraga rutin

Olahraga Tingkatkan Kemampuan Kognitif Orang Dewasa

Telah banyak bukti bahwa olahraga rutin dapat meningkatkan fungsi otak pada orang tua. Namun, bagaimana pengaruh olahraga pada otak orang dewasa?

olahraga rutin

Hasil studi yang dipublikasikan dalam jurnal Psychophysiology ini menemukan, wanita dewasa yang rutin berolahraga memiliki ketersediaan oksigen yang lebih banyak pada lobus frontal di otak. Hal itu membuat mereka meraih hasil terbaik dalam tes fungsi kognitif dibanding mereka yang kurang berolahraga.

Oksigen sendiri sangat penting dalam fungsi kognitif. Seperti mempengaruhi memori, berpikir, belajar, kecerdasan, penalaran, perhatian, serta keterampilan visual, motorik, dan bahasa.

Dalam studi yang dipimpin Dr. Liana Machado dari Univeristy of Otago, Selandia Baru, peneliti melakukan riset pada 52 mahasiswi berusia 18-30 tahun dan meminta mereka melakukan tes fungsi kognitif dengan komputer. Peneliti juga mengukur ketersediaan oksigen dalam lobus frontal mahasiswi, serta memberikan pertanyaan seberapa sering jadwal olahraga yang dilakukan.

“Penelitian ini memberikan bukti bahwa olahraga rutin, setidaknya lima hari tiap minggu adalah cara yang tepat untuk mengasah kemampuan kognitif pada orang dewasa,” kata Dr. Machado seperti dikutip dari MedicalNewsToday, Kamis (22/01).

Tim peneliti juga menemukan bahwa body mass index (indeks massa tubuh/BMI) bukan faktor utama yang mempengaruhi fungsi kognitif pada orang dewasa. Olahraga rutin dinilai lebih penting daripada berat badan dalam hal fungsi kognitif.

Dr Machado mengatakan bahwa olahraga seperti jalan cepat atau olahraga yang lebih giat lagi sangat penting bagi fungsi kognitif.

“Latihan selama 10 menit dan bukan hanya satu jenis olahraga akan lebih menguntungkan,” kata Dr. Machado.

Para ahli sendiri mengaku cukup khawatir bahwa kurang olahraga dapat mempengaruhi perkembangan kognitif. Menurut mereka, aktivitas fisik orang dewasa dibanyak negara telah menurun tajam dalam 30 tahun terakhir.

Pada akhir tahun lalu, peneliti dalam makalah Monograf Society for Research menyebut bahwa banyak pelajaran yang mengurangi aktivitas fisik. Padahal, penurunan aktivitas fisik sebenarnya terkait dengan penurunan akademis. (ctr)

BACA JUGA: Selain Olahraga, Obat Pelangsing Jadi Pedoman Atasi Obesitas

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes