pankreastitis kronis

Pankreas Kronis Tak Hanya Terjadi Pada Perokok Akut?

Mutasi gen pada beberapa orang yang banyak menghisap rokok dan minuman beralkohol menempatkan mereka pada peningkatan risiko terkena penyakit pankreas kronis, kata peneliti dari University of Pittsburgh’s School of Medicine di Amerika Serikat.

pankreastitis kronis

Namun begitu, tidak semua yang merokok dan minuman beralkohol berisiko terjangkit penyakit ini. Berdasarkan studi telah diidentifikasi varian gen, yang bila dikombinasikan dengan faktor gaya hidup membuat orang-orang yang rentan terhadap pancreatitis terkadang juga berisiko sama.

Studi yang dilakukan selama 12 tahun memberikan informasi mengapa beberapa orang yang tak merokok dan terkena pancreatitis lebih berisiko mengalami peradangan sementara perokok berat atau peminum alkohol tidak muncul gangguan tersebut.

Untuk kebutuhan penelitian, peneliti mengevaluasi profil gen lebih dari seribu responden yang merupakan perokok dan peminum alkohol yang mengalami pancreatitis kronis atau akut, dan ditambah dengan sukarelawan sehat.

Para peneliti melihat lebih dekat pada gen yang disebut CTRC, yang dapat melindungi sel pankreas dari cedera yang disebabkan oleh prematur aktivasi tripsin, sebuah enzim pencernaan yang dikeluarkan di dalam pankreas.

Peneliti menemukan bahwa varian tertentu dari gen CTRC memang benar terjadi akibat faktor risiko kuat dari alkohol atau rokok. Namun, perbandingannya dengan faktor gaya hidup hanya berbeda tipis dengan responden sehat yang ternyata mengalami pancreatitis.

Temuan ini tentunya menjadikan dokter lebih cermat lagi dalam mendiagnosis penyebab dari penyakit pancreatitis.

“Ketika orang datang ke rumah sakit, dengan memeriksakan penyakit ini, kita bisa lakukan screen varian gen dan melakukan segala variabel yang terjadi untuk menganalisis penyebabnya. Namun tetap, sebelumnya harus dibuktikan bahwa penderita tidak merokok ataupun hobi minum-minuman beralkohol,” kata David Whitcomb, Ketua astroenterologi, Hepatologi dan Gizi University of Pittsburgh’s School of Medicine. (gie)

BACA JUGA: Studi: Orang Optimis Miliki Jantung Lebih Sehat

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes