Paparan Karbon Monoksida Bisa Berakibat Fatal!

Sering terjebak kemacetan? Anda harus berhati-hati! Menurut penelitian terbaru, tingginya tingkat karbon monoksida (CO) yang kerap terjadi dalam kondisi kemacetan lalu lintas parah ternyata bisa mengganggu detak jantung Anda dan berakibat fatal.

dampak-polusi

Seperti dikutip dari BBC, para peneliti dari Leeds University, Inggris, menemukan bahwa kadar karbon monoksida yang ditemukan di lalu lintas parah bisa mempengaruhi cara jantung untuk me-reset sendiri setelah setiap detakan.

Karbon monoksida ini dihasilkan oleh boiler atau cerobong asap, rokok dan knalpot mobil. Hal ini bisa mematikan pada level yang tinggi, sehingga bisa membekukan oksigen dalam darah, yang berarti terjadi penurunan pengangkutan oksigen ke seluruh tubuh.

Penelitian ini menemukan bahwa karbon monoksida bisa membuat saluran natrium, yang penting untuk mengendalikan detak jantung, terbuka lebih lama. Mengganggu kinerja saluran natrium ini berarti bisa mengganggu detak jantung, sehingga menyebabkan aritmia jantung dan berakibat fatal.

Bekerja sama dengan para peneliti di Prancis, mereka juga menguji sebuah obat angina – yang juga bisa mempengaruhi saluran natrium – pada tikus.

“Penelitian ini sangat menarik bagi kami. Ketika kami memantau tikus yang terkena tingkat karbon monoksida mirip dengan kondisi polusi parah, tikus tersebut memiliki masalah jantung yang sama dan kami juga bisa mengembalikan kondisi mereka seperti sebelumnya,” ungkap Profesor Chris Peers, dari universitas tersebut kepada BBC.

Penelitian ini telah dipublikasikan dalam jurnal American Journal of Medicine Respiratory Critical Care.

BACA JUGA : Anak Obesitas Picu Kemandulan di Usia Dewasa?

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes