Sebaiknya Jangan Makan Terlalu Cepat saat Berbuka, Mengapa?

Saat berbuka, kita dianjurkan untuk tidak buru-buru saat mengunyah makanan. Namun, kita terlanjur terbiasa mengunyah dan menelan makanan dengan cepat. Padahal, kebiasaan mengunyah makanan juga berpengaruh terhadap kesehatan pencernaan Anda.

Bagaimana Cara Mengunyah Makanan yang Baik

Saat Anda mengonsumsi makan dengan lebih lambat, otak akan memberikan sinyal yang membuat Anda merasa kenyang, sehingga Anda akan mengurangi porsi makan Anda. Cara makan ini sangat baik untuk seseorang yang ingin menurunkan berat badan.

Saat mengunyah dengan benar, Anda akan memproduksi lebih banyak saliva atau cairan ludah. Saat mengunyah, nutrisi dan vitamin yang terdapat di dalam makanan akan keluar dan bercampur dengan cairan ludah. Hal ini membantu tubuh Anda untuk mendapatkan energi tambahan.

Cara mengunyah yang benar juga memperbaiki sistem pencernaan Anda. Hal ini disebabkan karena cairan ludah dapat membantu menghancurkan partikel makanan sehingga mempermudah saluran pencernaan untuk menyerap nutrisi makanan. Enzim yang terkandung di dalam cairan ludah, yang diproduksi akibat mengunyah dengan benar, juga berfungsi untuk memecah karbohidrat dan lemak.

Saat Anda mengunyah dengan benar, cairan ludah juga mmebantu melawan pembentukan plak gigi dan bau mulut. Karbonat hidrogen yang terdapat pada cairan ludah akan menetralisir pembentuk plak gigi. Cairan ludah juga membunuh bakteri dan membersihkan sisa makanan yang terdapat di sekitar gigi.

Jadi, bila Anda mengunyah makanan dengan tidak benar, maka sistem pencernaan akan membutuhkan waktu lebih lama untuk bekerja. Selain itu, bakteri yang tidak terbunuh cairan ludah dapat menyebabkan gas di dalam perut sehingga perut terasa sakit usai makan.

So, tidak perlu buru-buru saat makan dan kunyahlah makanan dengan perlahan.

BACA JUGA : Kurma, Efektif Cegah Sembelit Hingga Hipertensi

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes