obat pelangsing

Selain Olahraga, Obat Pelangsing Jadi Pedoman Atasi Obesitas

Pola makan yang sehat dan olahraga menjadi alat utama bagi orang obesitas untuk menurunkan berat badan. Tidak hanya itu, para ahli nutrisi menyarankan untuk menyertakan obat pelangsing untuk mengurangi berat badan.

obat pelangsing

Obesitas atau kelebihan berat badan tiap tahun semakin meningkat. Sudah umum diketahui bahwa obesitas dapat menimbulkan sejumlah penyakit kronis, seperti stroke, serangan jantung, dan diabetes.

Diet sehat dan olahraga menjadi pedoman utama bagi seseorang yang obesitas untuk menurunkan berat badan. Tapi dalam pedoman baru dari Endocrine Society menyebut bahwa obat juga dapat dijadikan perawatan para obesitas dalam hal penurunan berat badan.

“Perubahan gaya hidup harus selalu menjadi bagian sentral dari strategi penurunan berat badan,” kata Dr. Caroline Apovian direktur Nutrition and Weight Management Center di Boston Medical Center, dikutip dari Medicinenet.com, Rabu (21/01).

“Obat-obatan tidak bekerja sendiri, tetapi mereka dapat membantu orang mempertahankan diet yang sehat dengan mengurangi nafsu makan. Menambahkan obat dalam perubahan gaya hidup yang sehat cenderung dapat menurunkan berat badan yang lebih besar,” tambah Apovian, yang juga profesor kedokteran dan pediatri di Boston University School of Medicine.

Dalam dua tahun terakhir, Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat telah menyetujui empat obat baru untuk penurunan berat badan. Yaitu lorcaserin, phentermine/topiramate, naltrexone/bupropion, dan liraglutide.

Obat pelangsing dapat menjadi pilihan bagi orang-orang obesitas yang belum mampu menurunkan berat badan. Pedoman ini sendiri akan diterbitkan dalam Journal of Endocrinology and Metabolism Clinical bulan depan. (ctr)

BACA JUGA: Solusi Cerdas Turunkan Berat Badan dan Cegah Obesitas

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes