Selamat dari Serangan Jantung Berkat Aplikasi Ponsel

Berbahagialah para pengguna smartphone karena saat ini telah diciptakan aplikasi yang mampu menyelamatkan seseorang dari serangan jantung.

AliveCor, adalah aplikasi baru pada iPhone 4 dengan iOS 5.1 atau lebih tinggi yang memudahkan penggunanya memonitor kondisi jantung. Bentuknya seperti casing ponsel yang ditempelkan pada bagian belakang iPhone dan mempunyai 2 magnet di belakangnya yang berfungsi memonitor jantung Anda pada saat disentuh.

Selamat dari Serangan Jantung Berkat Aplikasi Ponsel

Menurut sebuah penelitian yang dipresentasikan oleh American Heart Association’s Quality of Care and Outcomes Research Scientific Sessions 2013, penggunaan aplikasi AliveCor pada ponsel bisa membantu menyelamatkan nyawa seseorang pada saat serangan jantung mematikan atau yang biasa dikenal dengan sebutan STEMI (ST Segment Elevation Myocardial Infarction). Aplikasi ini dinilai lebih cepat mengirimkan data atau merekam perkembangan jantung si penderita.

Langkah yang lebih praktis dan cepat dalam pengobatan STEMI adalah dengan mengirim data ECG (ElectroCardioGram) yang telah direkam sebelumnya dari aplikasi pada ponsel tersebut oleh pasien ke rumah sakit atau dokter yang dituju melalui social media seperti WhatsApp, Yahoo! Messenger, dan lain-lain. Data dapat disimpan dalam beberapa pilihan jenis file, salah satunya dalam bentuk PDF. Gambar ECG tersebut akan menjadi bukti serangan jantung pasien dan memungkinkan dokter mempersiapkan perawatan sebelum pasien datang.

“Teknologi seluler yang sederhana namun dapat menyelamatkan nyawa seseorang,” kata David R. Burt, MD., penulis utama penelitian, dan seorang profesor pengobatan darurat di University of Virginia School of Medicine Charlottesville. “Sistem ini dapat megirimkan data ECG dengan murah dan handal sehingga bisa membuat pengobatan lebih cepat dan dapat menyelamatkan nyawa orang,” lanjutnya.

Hasil penelitian tersebut membuktikan, bahwa pengiriman gambar ECG melalui iPhone hanya butuh waktu 4-6 detik atau lebih cepat dibandingkan pengiriman melalui email yang butuh waktu sekitar 17-48 detik. Tingkat kegagalan pengiriman data melalui aplikasi tersebut pun pada 120 detik hasilnya kurang dari 0,5% atau lebih kecil dibandingkan dengan tingkat kegagalan pengiriman data via email yang mencapai sekitar 3-71%.

“Di beberapa tempat, mengirim data ECG melalui ponsel adalah sangat layak dan penting karena lebih hemat uang dan memungkinkan daerah yang tidak memiliki alat perekam ECG di rumah sakit dapat terhubung langsung dengan rumah sakit pusat pengobatan STEMI,” kata Burt.

Di Amerika Serikat sendiri setiap tahun, hampir seperempat juta orang mengalami STEMI dan kehidupan mereka tergantung pada pengobatan yang cepat. The American Heart Association merekomendasikan perawatan bedah dalam waktu 90 menit dari sejak pasien tiba di rumah sakit atau memberikan obat penghilang gumpalan darah dalam waktu kurang dari 30 menit.

So, bagi para penderita jantung, segera update aplikasi smartphone Anda! (boy)

BACA JUGA : Kuman di Ponsel Lebih Banyak dari Toilet!

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes