Sinar Matahari Ternyata Baik untuk Jantung

Tidak dapat dipungkiri bahwa berjemur di bawah sinar matahari itu menyehatkan, terutama sinar matahari pagi.

manfaat-sinar-matahari

Sinar matahari dapat mengaktifkan provitamin D yang ada di bawah kulit menjadi vitamin D. Dalam keadaan sudah menjadi vitamin D, zat tersebut langsung bisa dipakai tubuh untuk berbagai keperluan.

Sebagai sumber vitamin D, tentu sinar matahari banyak manfaatnya. Selain baik untuk kesehatan tulang, vitamin tersebut turut membantu meningkatkan kekebalan tubuh. Tanpa vitamin D, kalsium lebih sulit diserap tubuh secara maksimal. Sehingga, kekurangan vitamin D ikut menjadi faktor pencetus kekeroposan tulang (osteoporosis).

Sinar matahari baik untuk kesehatan tulang bukan lagi fakta yang mengejutkan. Baru-baru ini sebuah studi mengatakan bahwa sinar matahari pagi juga baik untuk kesehatan jantung.

Tingginya produksi vitamin D di bawah kulit menggunakan bantuan matahari, akan membantu otot jantung menyerap kalsium lebih baik. Kalsium yang terserap ini memberikan kebaikan bagi seluruh otot termasuk pada jantung.

“Ketika tubuh kekurangan asupan kalsium, secara otomatis ia akan mengambilnya dari tulang. Otot jantung akan berfungsi dengan baik, tetapi tulang Anda yang jadi korban,” terang Peter Birnbaum dari University of Illinois.

Berjemur membantu penyerapan kalsium hingga 40 persen. Kalau tubuh kekurangan vitamin D, serapan kalsium hanya sekitar 10-15 persen. Sementara itu, waktu terbaik yang disarakan untuk berjemur ada dua tempat yaitu sebelum pukul 10 pagi dan sesudah pukul 16. Di waktu inilah matahari tidak menyengat.

Agar lebih aman, gunakan body lotion atau tabir surya yang mengandung SPF ketika berjemur, agar kulit Anda tidak terbakar sinar matahari. (dan)

BACA JUGA : MESKI MENYEHATKAN, BERSEPEDA KE KANTOR JUGA MEMBAHAYAKAN

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes