Stres dan Depresi Bisa Mengecilkan Otak?

Bagi Anda yang sering mengalami stres, jangan menganggap sepele akibat stres ini! Menurut penelitian terbaru, stres atau depresi ringan benar-benar bisa menyusutkan otak dan berkontribusi pada degradasi emosional dan mental.

akibat-stres-dan-depresi

Seperti dikutip Zeenews.com, para peneliti akhirnya menemukan satu alasan mengapa hal ini bisa terjadi, ketika saklar genetik tunggal yang memicu hilangnya koneksi otak pada manusia dan depresi pada model hewan.

Temuan ini menunjukkan adanya saklar genetik yang dikenal sebagai faktor transkripsi yang merepresi ekspresi dari beberapa gen diperlukan untuk pembentukan hubungan sinaptik antar sel otak. Pada gilirannya, ini bisa memberikan kontribusi untuk hilangnya massa otak.

“Kami ingin menguji gagasan bahwa stres bisa menyebabkan hilangnya sinapsis otak (sambungan sel saraf) pada manusia,” kata penulis senior penelitian Ronald Duman, profesor psikiatri, neurobiologi dan farmakologi di Universitas Yale.

“Kami menunjukkan bahwa sirkuit yang biasanya terlibat dalam emosi, serta kognisi, bisa terganggu ketika faktor transkripsi tunggal diaktifkan,” tambahnya.

Tim peneliti juga menganalisis jaringan dari pasien depresi dan tidak depresi yang berasal dari sebuah bank otak dan mencari pola yang berbeda dari aktivasi gen.

Hasilnya, otak pasien yang mengalami depresi menunjukkan tingkat yang lebih rendah pada ekspresi gen yang diperlukan untuk fungsi dan struktur sinapsis otak. Demikian hasil penelitian yang diterbitkan di jurnal Nature Medicine.
BACA JUGA : Redakan Sakit Maag dengan “Jus Kentang”!

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes