Studi: Tinggal di Dataran Tinggi Dapat Mencegah Obesitas

Masalah obesitas tidak selalu dikarenakan oleh pola makan dan gaya hidup tidak sehat, namun juga bisa disebabkan oleh kondisi lingkungan tempat tinggal kita!

689

Sebuah studi baru mengungkapkan bahwa orang yang tinggal di dataran tinggi cenderung lebih kecil kemungkinannya mengalami kelebihan berat badan atau obesitas dibandingkan orang yang tinggal di dataran rendah.

Hal tersebut diungkapkan oleh para peneliti dari The Group of American Researchers ketika mereka melakukan analisa terhadap hampir 100.000 tentara Amerika Serikat yang tersebar di seluruh bagian negara tersebut, baik yang ditugaskan di daerah dataran tinggi maupun yang berada di daerah dataran rendah.

Studi yang dilakukan selama 6 tahun ini menyimpulkan bahwa tentara yang bertugas di daerah tinggi 41% lebih kecil terkena masalah obesitas.

Para peneliti juga menyebutkan bahwa kota Boulder, Colorado, AS yang berada di dataran tinggi adalah kota yang dimana penduduknya kecil kemungkinan mengalami obesitas, karena daerah tersebut memiliki ketinggian 5.430 kaki dari permukaan laut.

Sementara kota Huntington, Virginia Barat, AS, disebut sebagai ‘kota paling gemuk’ karena rata – rata tentara dan penduduk yang tinggal di daerah tersebut memiliki kelebihan berat badan, dan diketahui bahwa kota tersebut hanya memiliki ketinggian sekitar 564 kaki.

“Hasil ini menunjukan bahwa pindah ke daerah dataran tinggi akan melindungi seseorang dari kelebihan berat badan atau obesitas,” ujar Dr. Jameson D. Voss, penulis utama studi sekaligus konsultan kesehatan dari United States Air Force School of Aerospace Medicine.

Menurut para peneliti, kondisi ini disebabkan oleh hipoksia dimana kondisi suatu jaringan tubuh kekurangan oksigen, sehingga tubuh akan menggunakan hormon leptin sebagai penggantinya, hormon itulah yang dapat menekan nafsu makan dan meningkatkan metabolisme tubuh.

Selain itu Cholecystokinin (CCK), hormon yang dikenal sebagai hormon lapar juga berperan dalam hal ini, hormon ini bertanggung jawab untuk merangsang pencernaan lemak dan protein yang bertugas mempersempit pembuluh darah sehingga dapat memengaruhi nafsu makan secara tidak langsung dengan mengurangi aliran darah ke usus.

Kedua kondisi tersebut juga telah terbukti meningkat pada orang yang tinggal di daerah dataran tinggi dan mencegah seseorang dari masalah kelebihan berat badan atau obesitas. (boy)

BACA JUGA : Waspada, Obesitas Tingkatkan Risiko Kanker Usus Besar

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes