Tak Hanya Junk Food, Piring Juga Picu Obesitas pada Anak

Selain remaja dan orang dewasa, obesitas juga menjadi masalah di usia kanak-kanak. Kecenderungan anak-anak mengonsumsi makanan cepat saji atau junk food merupakan salah satu faktor pemicu obesitas.

Tak-Hanya-Junk-Food,-Piring-Juga-Picu-Obesitas-pada-Anak

Kurangnya kesadaran orang tua yang selalu memperkenalkan anak-anak pada makanan cepat saji berlemak dan berkolesterol tinggi membuat anak-anak enggan mengonsumsi makanan rumahan yang lebih sehat, sehingga berat badan mereka pun semakin tidak terkontrol.

Baru-baru ini tim peneliti dari Temple University menemukan cara yang efektif untuk mencegah obesitas di usia anak-anak, yaitu dengan cara mengganti piring makan mereka. Kok bisa?

Studi yang dimuat dalam jurnal Pediatric ini menyebutkan jika orang tua ingin anak-anaknya terhindar dari obesitas maka sebaiknya mengganti piring makan anak-anak dengan ukuran yang lebih kecil, agar tidak mengambil porsi makan berlebihan.

Peneliti melakukan pengamatan pada lebih dari 40 anak-anak berusia 5-10 tahun. Mereka diminta untuk mengambil makanan mereka sendiri. Peneliti menyediakan piring berukuran besar dan piring berukuran kecil.

Hasilnya, anak-anak yang menggunakan piring besar diketahui menambahkan 90 kalori pada makanan yang mereka konsumsi. Sedangkan anak-anak yang menggunakan piring kecil dapat memotong jumlah kalori hingga setengah dari jumlah kalori makanan dalam piring besar.

“Studi ini menunjukkan bahwa ketika anak-anak melayani diri mereka sendiri secara berlebih, mereka akan makan lebih banyak,” terang penulis studi, Jennifer Orlet Fisher, seperti dilansir Sheknows.

Setidaknya hasil penelitian ini bisa mengajak para ibu untuk sedikit berhemat karena tidak perlu membeli piring berukuran besar. (dan)

BACA JUGA : Anak Muda Juga Berisiko Impotensi

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes