Tak Hanya Merokok, Suara Bising Juga Ancam Kesehatan Jantung

Selain kebiasaan merokok dan mengonsumsi junk food, faktor lingkungan juga turut mempengaruhi risiko seseorang terkena penyakit jantung.

Tak-Hanya-Merokok,-Suara-Bising-Juga-Ancam-Kesehatan-Jantung

Sebuah studi yang dilakukan di Karolinska Institute of Stockholm menyebutkan, hidup di lingkungan dengan suara bising dapat mempengaruhi sistem jantung dan peredaran darah serta membuatnya bekerja di atas aktivitas normal.

Lebih dari 100 orang partisipan turut terlibat dalam studi ini. Masing-masing partisipan diberi alat pengukur detak jantung yang diamati dari sebuah monitor portabel. Kemudian para partisipan diperdengarkan suara-suara bising.

Dari kebisingan yang diperdengarkan, denyut jantung partisipan yang dipantau melalui layar monitor menunjukkan perubahan. Hampir 90 persen partisipan mengalami peningkatan detak jantung di atas angka normal. Padahal ukuran suara yang diperdengarkan tidak lebih dari 65 desibel atau setara dengan orang berbicara keras.

Detak jantung dan aliran darah para partisipan berangsur-angsur normal ketika suara tersebut dijauhkan secara perlahan, seperti yang tertulis dalam genius beauty.

Peneliti menganggap bahwa suara bising dapat membuat seseorang merasa tertekan dan stres, sehingga tubuh meresponnya dengan peningkatan detak jantung dan tekanan darah.

Eriksson Caroline selaku penulis penelitian menyebutkan, “Tubuh manusia merespon secara aktif terhadap ketidaknyamanan dan stres yang mungkin saja datang dari suara-suara yang mengganggu. Kami pikir ini dapat merugikan kesehatan tanpa disadari.” (dan)

BACA JUGA : Fast Diet, Diet ala British yang Lagi nge-Tren

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes