Tingginya Kalsium Darah Bisa Prediksi Kanker Ovarium?

Menurut temuan terbaru, tingkat kalsium darah yang tinggi dapat memprediksi kanker ovarium, yakni kanker ginekologis yang paling fatal.

Tingginya Kalsium Darah Bisa Prediksi Kanker Ovarium

Penelitian yang dipimpin oleh Wake Forest Baptist Medical Center, AS, ini meneliti hubungan antara kalsium darah dan kanker ovarium pada dua kelompok partisipan berbasis populasi nasional.

Para peneliti menemukan bahwa wanita yang terdiagnosis menderita kanker ovarium dan wanita yang meninggal karena kanker ovarium memiliki kadar kalsium dalam darah yang lebih tinggi dibandingkan wanita yang sebelumnya tidak terdiagnosis kanker.

Menurut peneliti Gary G. Schwartz, ide untuk penelitian ini berkat penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa pria yang memiliki tingkat kalsium darah lebih tinggi dari normal lebih berisiko terkena kanker prostat.

“Salah satu pendekatan untuk penemuan biomarker kanker adalah dengan mengidentifikasi faktor diferensial pada individu yang memiliki dan tidak memiliki kanker, serta menguji kemampuan faktor tersebut untuk mendeteksi adanya kanker dalam sampel independen pada seseorang,” kata Schwartz.

“Semua orang memiliki kalsium dan tubuh mengaturnya sangat erat,” kata peneliti Halcyon G. Skinner, dari University of Wisconsin Carbone Cancer Center.

“Kami tahu bahwa beberapa jenis kanker ovarium sangat berhubungan dengan tingkat kalsium, sehingga layak dipertimbangkan apakah kanker ovarium berhubungan dengan kalsium yang tinggi,” ujar Skinner dalam sebuah pernyataan.

Ide penelitian ini masuk akal, Schwartz menjelaskan, karena pada penderita kanker ovarium banyak ditemukan adanya peningkatan kadar protein, protein hormon yang terkait paratiroid (PTRHrP), yang dikenal bisa meningkatkan kadar kalsium dalam darah pada jenis kanker lainnya.

Kanker ovarium memiliki tingkat kematian yang tinggi karena sulit untuk dideteksi. Biasanya saat gejalanya diketahui, kanker sudah dalam tingkat yang parah.

Schwartz mengatakan, diagnosa dini mungkin bisa dicapai melalui penggunaan kalsium biomarker, tetapi ia memperingatkan bahwa penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk mengonfirmasi hasil temuan ini. (jay)

BACA JUGA: Inilah 4 Alasan Mengapa Diet Anda Gagal!

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes