Wah, Ada Kondom yang Dapat Mengubah Dunia!

Kondom adalah alat kontrasepsi yang baik untuk mencegah kehamilan dan penularan penyakit kelamin. Selain dua hal itu, kondom juga sangat berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat di negara-negara besar, khususnya dalam kasus HIV/AIDS.

“Masalahnya adalah akses kondom untuk negara-negara terbatas itu sulit,” kata Sheila Davis, kepala perawatan untuk Partners in Health, sebuah organisasi kesehatan dunia nirlaba yang berpusat di Boston, Amerika Serikat.

Wah, Ada Kondom yang Dapat Mengubah Dunia!

Pada tahun 2008, United Nations Population Fund dari PBB, membagikan sekitar 2,4 miliar kondom ke seluruh dunia. Namun menurut para ahli, jumlah tersebut sangat kurang karena dibutuhkan sekitar 18 miliar kondom di seluruh dunia untuk mencegah HIV dan meledaknya populasi manusia pada tahun 2015 nanti.

Davis telah melihat dampak dari sebuah negara yang kekurangan alat kontrasepsi, salah satunya di Haiti. Kehamilan yang tidak diinginkan di negara itu melonjak setelah gempa tahun 2010 yang menewaskan 220.000 orang. Menurut United Nations Population Fund, sekarang Haiti sedang berjuang keras melawan penyebaran HIV dimana angka prevalensinya sangat tinggi.

Partners in Health kini bekerja sama dalam sebuah program dengan Sir Richard’s Condom Company, sebuah perusahaan kondom dari Colorado, Amerika Serikat. Sir Richard’s Condom Company diluncurkan pada tahun 2009 dengan model bisnis seperti TOMS Shoes and Eyewear. Jadi, setiap sebuah kondom yang dibeli, berarti Sir Richard’s juga akan menyumbangkan satu kondom untuk dunia.

“Jika setiap orang membeli kondom Sir Richard’s maka kita akan benar-benar bisa mengubah dunia,” kata CEO Sir Richard’s, Jim Moscou. “Itu adalah sebuah usulan ide yang luar biasa dan sangat nyata hasilnya,” sambungnya.

Davis berharap program ini benar-benar berhasil. Dia telah berjuang melawan HIV sejak pertama kali menjadi perhatian besar para dokter di tahun 1980. Dia bekerja bersama pasien positif HIV sambil mendapatkan gelar Master dan Doktor di Boston.

“Saya sudah banyak kehilangan pasien dan teman-teman karena virus mematikan itu,” terang Davis.

Sedangkan efek langsung dari pemberian kondom gratis ke beberapa negara terbatas telah menunjukan perkembangan yang baik. Kampanye terakhir program ini dilakukan di Uganda, Thailand, dan Brazil.

“Kondom akan tetap menjadi alat pencegah utama penyebaran HIV/AIDS sampai tahun-tahun yang akan datang,” demikian pernyataan resmi United Nations, World Health Organization, dan UNAIDS pada tahun 2009. “Kondom harus tersedia secara universal dengan gratis atau pun dijual dengan harga yang murah dan dipromosikan dengan cara menghapus hambatan sosial dan pribadi kepada penggunaannya.”

Memang tidak mudah membuat kondom tersebar banyak dimana-mana. Beberapa orang berpendapat, semakin mudah mendapatkan kondom akan semakin mendorong orang untuk melakukan seks bebas atau seks diluar nikah khususnya kaum muda. Anggapan berpandangan sempit itu menjadi satu hal yang dikhawatirkan oleh Sheila Davis.

Well, seperti ungkapan kata pada tagline situs Sir Richard’s Condom Company, “Doing good never felt better.” Berita ini dikutip dari CNN News kemarin. (boy)

BACA JUGA : Wow, Kondom ini Bisa Dilipat Seperti Origami

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes