Waspada, Badan Gemuk Picu Kanker Ovarium!

Kelebihan berat badan memang telah lama dikaitkan dengan berbagai jenis kanker, salah satunya yang paling baru adalah kanker ovarium.

Waspada, Badan Gemuk Picu Kanker Ovarium!

Beberapa jenis kanker yang dikaitkan dengan kegemukan ialah kanker payudara, kolorektal, endometrium, esofagus, ginjal, dan kanker pankreas.

Namun sebuah studi baru menemukan bahwa kadar lemak tubuh yang berlebih ternyata juga dapat meningkatkan risiko tumor ovarium.

Kanker ovarium adalah penyebab kematian urutan kelima akibat kanker, alasan para dokter biasanya menyebutkan bahwa kanker ovarium sulit untuk dideteksi pada tahap awal sehingga sulit untuk dicegah.

“Kami memperkiran ada kenaikan 6% pada kanker ovarium yang terkait dengan kenaikan nilai Body Mass Index (BMI) seseorang,” ujar Dr. Elisa Bandera, penulis studi dan seorang profesor di Rutgers Cancer Institute of New Jersey, New Brunswick, AS.

Body-mass index (BMI) adalah nilai dari lemak tubuh seseorang yang berdasarkan berat dan tinggi badan, menurut Centers for Disease Control and Prevention angka 18,5 dan 24,9 pada nilai BMI dianggap normal, sedangkan 25 dan 29,9 dianggap kelebihan berat badan, dan 30 adalah obesitas.

“Kita tahu bahwa obesitas dapat memengaruhi beberapa hormon yang memicu proses kanker, hal ini juga menyebabkan resistensi insulin serta peradangan sistemik kronis,” ungkap Bandera.

Menurut Bandera, peradangan telah menjadi faktor utama dalam perkembangan kanker ovarium dan juga berhubungan dengan kelangsungan hidup yang buruk.

Di lain tempat Samantha Heller seorang ahli gizi ternama mengatakan bahwa ia tidak terkejut dengan hasil temuan Dr. Bandera.

Karena Heller dan rekan-rekannya pernah melakukan sebuah penelitian tentang pencegahan pertumbuhan kanker.
“Hasil penelitian kami menunjukan bahwa 90 – 95% risiko kanker dapat di cegah dengan diet sehat dan gaya hidup,” kata Heller, yang juga seorang Clinical Nutrition Coordinator di Center for Cancer Care at Griffin Hospital, Derby, AS.

Heller juga menjelaskan bahwa kelebihan sel-sel lemak pada orang gemuk atau obesitas memang dapat memengaruhi keseimbangan kesehatan tubuh seseorang yang mengakibatkan peradangan dan ketidakseimbangan hormon sehingga memicu pertumbuhan sel-sel kanker.

Sementara itu, Bandera dan rekan – rekannya menyimpulkan bahwa lemak tubuh merupakan salah satu faktor yang berkontribusi terhadap perkembangan kanker ovarium, risiko yang paling besar terletak pada orang yang memiliki nilai BMI lebih dari 30.

Hasil studi ini merupakan bagian dari studi yang sedang berlangsung sejak tahun 2007, secara keseluruhan studi ini termasuk dari 25 studi yang meneliti bagaimana diet, berat badan, dan aktivitas fisik dapat memengaruhi risiko kanker ovarium.

Para peneliti juga mengungkapkan bahwa menjaga berat badan yang sehat dapat membantu mencegah beberapa jenis kanker termasuk kanker ovarium.

“Kita telah memiliki bukti bahwa obesitas dapat memengaruhi pertumbuhan sel kanker dan penyaklit kronis lainya, maka dari itu menjaga berat badan tubuh dengan menerapkan diet sehat dan olahraga teratur adalah cara terbaik untuk hidup sehat,” tutup Bandera. (boy)

BACA JUGA : Waspada, Suka Makan yang Asin-asin Picu Kegemukan

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes