Waspada, Osteoporosis Bisa Terjadi Karena Stress

Gangguan psikis seperti bad mood, stress hingga depresi ternyata memiliki pengaruh yang signifikan pada kesehatan tulang. Penelian menyebutkan bahwa gangguan psikis seperti ini dapat menyebabkan penurunan kadar mineral pada tulang yang mengarah pada tulang keropos (osteoporosis).
stress-dan-osteoporosis
Dr Pradeep Bhonsle Kepala Ortopedi seorang Kepala Ortopedi di Rumah Sakit Mumbai India mengatakan bahwa kondisi psikis ini dapat meningkatkan risiko osteoporosis akibat penurunan mineral pada tulang.

“Jaringan tulang terus menerus dibangun ulang dalam tubuh, ini dilakukan oleh dua sel, yaitu osteoblas yang membantu penyetoran jaringan tulang baru dan osteoklas yang memecah jaringan tulang yang sudah tua,” ungkap Dr Pradeep seperti dikutip NewAge.

Saat seseorang mengalami stress maka produksi hormon kortisol akan meningkat dan menghambat kinerja osteoblast dalam membangun jaringan tulang baru. Akibatnya, kepadatan tulang akan mengalami penurunan dan rentan mengalami osteoporosis.

Penelitian lain menyebutkan bahwa kepadatan tulang yang lebih rendah juga dialami para penderita depresi. Saat depresi menyerang, otak akan menggunakan sistem saraf untuk meningkatkan sekresi noradrenaline dalam tulang, sebuah proses yang juga menghambat kinerja osteoblast dalam mendukung pembentukan tulang baru.

Bahkan para ahli menambahkan, sistem imun alami tubuh dirancang untuk melindungi kita dari bahaya langsung. Stress kronis dapat merusak sistem tersebut dan justru menghambat kerja sistem imun. Akibatnya, risiko kanker dan masalah kesehatan lainnya akan meningkat.

So, hindari stress sebaik mungkin. (dan)

BACA JUGA : LANSIA HARUS OLAHRAGA AGAR HIDUP LEBIH LAMA

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes