Wow, Bayam Bisa Dongkrak Kekuatan Otot!

Siapa yang tidak tahu dengan Popeye si Pelaut? Ya, tokoh kartun asal AS itu populer lewat kebiasannya yang doyan makan sayur bayam untuk membesarkan ototnya dalam sekejap. Meski hanya sebuah fiksi belaka, ternyata dasar teori ilmiah pembesaran otot dengan sayur bayam itu memang benar-benar ada.

Menurut sebuah penelitian terbaru yang dikutip Zeenews.com, para peneliti menemukan bahwa sayuran berdaun hijau itu memang bisa meningkatkan kekuatan otot. Bahkan, penelitian sebelumnya menyebutkan bahwa kandungan besi dari bayam membuatnya dinobatkan sebagai salah satu “makanan super”.

Para peneliti di Karolinska Institute, Swedia, juga menemukan bahwa nitrat anorganik dalam sayuran bayam merupakan rahasia di balik kekuatan otot. Penelitian ini dilakukan terhadap tikus yang diberi nitrat dalam air minum mereka. Kemudian, tikus tersebut mengembangkan otot lebih besar secara signifikan dengan menstimulasi dua protein kunci.

Jumlah nitrat yang diterima tikus tersebut kira-kira setara dengan seseorang yang memakan 200-300 gram bayam segar atau 2-3 umbi-umbian bit (beetroot) sehari.
Tim peneliti kemudian membagi tikus menjadi dua kelompok, salah satu kelompok diberikan nitrat dalam air minum mereka selama tujuh hari. Seminggu kemudian, para peneliti menemukan perubahan otot-otot yang berbeda pada lengan dan kaki tikus.

Peneliti juga menemukan, tikus yang konsisten mengonsumsi nitrat memiliki otot yang lebih kuat. Efek terbesar yang diamati terjadi pada otot extensor digitorum longus, yang memanjang ke bawah tibia, dan flexor digitorum brevis pada otot kaki. Tak hanya itu, tikus nitrat ini juga memiliki konsentrasi lebih tinggi dari dua protein yang berbeda dalam otot mereka.

Saat ini, tim peneliti ingin mengolah lebih lanjut penemuan mereka dan mempelajari bagaimana temuan ini bisa diterapkan pada orang yang menderita kelemahan otot. “Dari perspektif gizi pada penelitian kami ini memang menarik, karena jumlah nitrat di kekuatan otot pada tikus yang terkena dampak itu relatif rendah,” ungkap Dr. Andres Hernandez, peneliti di Department of Physiology and Pharmacology.

“Diterapkan ke manusia itu berarti bahwa kita harus memperoleh volume yang setara dengan memakan lebih banyak dari porsi makan seorang vegetarian, dengan mengonsumsi nitrat yang ditemukan secara alami dalam sayuran berdaun, terutama di jus bit,” tambah Hernandez.

Para peneliti juga memberikan dosis kecil nitrat, setara dengan yang ditemukan sepiring bayam, untuk relawan yang suka berolahraga. Hasilnya, para relawan merasa kebutuhan akan oksigen mereka berkurang. Menurut Hernandez, nitrat juga bisa meningkatkan daya tahan tubuh.

Ini bukan hanya kabar baik untuk para penggemar olahraga yang ingin meningkatkan kinerja mereka, tetapi juga bagi mereka yang menderita penyakit otot. Kini, Hernandez bersama timnya juga bertekad untuk mengembangkan penelitiannya lebih lanjut pada tikus dan diharapkan segera pada manusia. (jay)

BACA JUGA : Glutamine, Asam Amino Peningkat Daya Tahan Anda

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes