manfaat kafein

4 Alasan Mengapa Kafein Bikin Performa Latihan Lebih Maksimal

Kafein adalah salah satu stimulan yang banyak dicari. Terutama bagi mereka yang hobi olahraga. Sebenarnya apa alasan utama konsumsi kafein untuk berolahraga atau latihan?

Dalam dunia fitnes, kafein adalah salah satu stimulan yang paling sering didengar.

Fitnes mania sudah banyak yang tahu bahwa konsumsi kafein, dalam hal ini kopi, akan membuat tubuh lebih berenergi selama latihan.

Maka dari itu, tidak jarang diantara mereka selalu menyempatkan minum kopi terlebih dahulu sebelum mulai mengambil barbel dan angkat beban.

Bukan tanpa alasan memang. Telah banyak penelitian yang mengatakan bahwa kafein bisa disebut sebagai suplemen pre-workout. Yang mana dikonsumsi sebelum latihan untuk membantu memaksimalkan setiap performa latihan.

Manfaat kafein bikin performa latihan jadi lebih ‘cetar’

manfaat kafein

1. Lebih banyak energi

Kafein bekerja di otak sebagai stimulan central nervous system (CNS) atau sistem saraf pusat.

Kafein juga dapat menghalangi reseptor tertentu di otak yang meningkatkan kadar epinefrin, adrenalin, dan dopamin.

Dengan memblok reseptor-reseptor tadi, otak Anda akan mendapat stimulan bahwa Anda merasa happy, senang, bila Anda mengonsumsi kafein sebelum latihan.

Karena itulah, manfaat kafein salah satunya adalah sebagai suplemen yang paling ampuh untuk membuat performa latihan menjadi lebih maksimal.

2. Meningkatkan kekuatan

Hasil penelitian yang diterbitkan dalam The Journal of Strength & Conditioning Research tahun 2006, menunjukkan bahwa satu dosis kafein dapat membantu meningkatkan kekuatan otot. Dosis dalam penelitian tersebut dikatakan sebanyak 300 mg (setara dengan tiga cangkir kopi) untuk menstimulasi saraf.

Disinilah peran kafein.

Saraf akan mengaktifkan serat otot setelah dirangsang oleh kafein. Artinya, kekuatan otot akan jauh lebih besar dengan diaktifkannya serat otot tersebut.

3. Manfaat kafein untuk tingkatan daya tahan tubuh

manfaat kafein

Selain itu, manfaat kafein juga dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh Anda. Dalam jurnal Medicine and Science in Sports and Exercise tahun 1989 dikatakan, cara kerja kafein dalam upaya menambah daya tahan tubuh ini ada dalam beberapa cara.

Yang pertama adalah dengan meningkatkan pembakaran lemak. Dengan ini, glikogen dalam otot (cadangan energi) akan tetap Anda. Hal ini berarti Anda memiliki lebih banyak energi di kemudian hari ketika Anda sangat membutuhkannya.

4. Mengurangi nyeri otot pasca latihan

Sering merasa nyeri otot pasca latihan? Itu adalah hal yang wajar.

Dalam dunia fitnes, rasa nyeri tersebut juga bisa dikatakan dengan DOMS atau delayed onset muscle soreness.

Rasa nyeri akan semakin besar bila Anda termasuk masih pemula atau sudah lama tidak latihan dan mulai latihan lagi. Ini dikarenakan tubuh Anda baru saja mendapatkan tekanan yang luar biasa daripada aktivitas seperti biasa.

Lambat laun, DOMS akan semakin berkurang seiring dengan intensitas latihan Anda.

Biasanya DOMS terjadi hingga 2×24 jam setelah latihan. Jika terlalu lama mengalaminya, tentu akan mempengaruhi performa latihan maupun mood Anda untuk berlatih kembali.

Tidak ingin ini terjadi pada Anda bukan? Salah satu caranya adalah dengan konsumsi kafein.

Pada tahun 2005 lali dalam jurnal Scandinavian Journal of Medicine & Science in Sports, disebut bahwa manfaat kafein adalah membantu mengurangi nyeri otot dengan mengubah pengerahan tenaga yang dirasakan selama latihan.

Pastinya, dengan nyeri otot yang relatif lebih ringan, maka Anda akan dapat berlatih lebih keras. Bahkan mungkin beberapa repetisi tambahan bisa Anda lakukan dengan mudah tanpa merasakan nyeri berlebih.

Dengan latihan yang semakin optimal, Anda akan diuntungkan dengan goal fitness yang semakin dekat.

Kafein yang seperti apa yang dikonsumsi sebelum latihan?

manfaat kafein

Dalam dunia suplemen, istilah suplemen sebelum latihan adalah suplemen pre-workout. Kebanyakan, suplemen ini mengandung kafein yang memang tujuannya adalah memberikan tenaga yang optimal saat latihan.

Ada banyak sekali jenis suplemen yang mengandung kafein yang bisa membantu menambah energi Anda selama latihan.

Salah satunya adalah JavaPrime Coffee Hazelnut Latte.

Kafein biasanya identik dengan kopi, meskipun kafein bukan hanya terdapat pada kopi.

Di dalam kopi JavaPrime, selain mengandung kafein yang berbagai manfaatnya sudah dipaparkan di atas, juga mengandung L-Carnitine.

L-carnitine ini bertugas untuk mengubah lemak menjadi energi sehingga dapat meningkatkan pembakaran lemak melalui energi yang eksplosif.

Kombinasi keduanya, cafeine dan l-carnitine ada dalam JavaPrime Coffee, terlebih dengan cita rasa yang lezat sehingga sangat tepat untuk teman latihan Anda.

Manfaat lain dari kafein selain untuk performa latihan

manfaat kafein

Sebenarnya, manfaat kafein bila dikonsumsi dalam dosis yang cukup (tidak berlebihan), maka juga dapat membantu meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Peneliti dari Johns Hopkins University mengatakan bahwa konsumsi kafein bisa meningkatkan memori manusia setidaknya selama 24 jam.

Sementara itu, penelitian dari University of Texas Health Science Center yang diterbitkan dalam jurnal PloS One mengatakan orang yang konsumsi 85-170 mg kafein per hari atau sekitar 1-2 cangkir kopi, 42 persen lebih rendah mengalami disfungsi ereksi.

Dan penelitian dari University College London menyebutkan bahwa rutin konsumsi kopi memiliki potensi sindrom metabolic yang lebih rendah. Hal ini dikarenakan polyphenols yang terkandung dalam kopi bekerja sebagai bahan anti inflamasi.

Yang paling utama dalam mengonsumsi kafein adalah tetap pada jumlah yang cukup dan tidak berlebihan. Karena bila dikonsumsi berlebihan, maka akan ada beberapa efek samping seperti kegelisahan, dehidrasi, gangguan pada lambung, atau gangguan pada tidur.

Makanan dan minuman sumber kafein

manfaat kafein

Ada beberapa jenis minuman maupun makanan yang mengandung kafein. Antara lain;

1. Kopi

Kopi merupakan penghasil kafein terbesar diantara beberapa jenis minuman lainnya. Dalam satu cangkir kopi, bisa mengandung kafein antara 125-128 miligram.

2. Teh

Selain kopi, minuman lain yang juga mengandung kafein adalah teh. Dalam beberapa penelitian disebutkan bahwa kandungan kafein dalam teh berkisar pada 55 miligram.

3. Kuaci

Sudah tahu kan makanan ini? Ya, kuaci adalah biji bunga matahari. Dalam kuaci mengandung beberapa nutrisi seperti folat, vitamin B6, dan vitamin E. Selain itu, dalam satu porsi kuaci juga bisa mengandung 100 miligram kafein.

4. Cokelat

Ini adalah salah satu makanan yang tak lekang oleh waktu. Mulai dari anak-anak hingga orang tua masih kerap terlihat konsumsi cokelat. Namun tahukah Anda bahwa dalam cokelat, terutama biji kakao, juga mengandung kafein? Semakin gelap cokelat maka semakin tinggi kandungan kafeinnya.

Waktu yang paling direkomendasikan saat konsumsi kafein adalah ketika sebelum mulai beraktivitas atau 60-90 menit sebelum latihan. Hindari konsumsi kafein saat mendekati waktu tidur. Sudah siap maksimalkan performa latihan Anda dengan kafein?

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes