bulking

4 Suplemen yang Wajib Dikonsumsi Saat Bulking

Sederhananya, bulking merupakan program menambah berat badan melalui penambahan massa otot. 4 suplemen ini akan sangat membantu program Anda.

Beberapa fitnes mania mengartikan bahwa bulking merupakan off season.

Yang mana pada fase ini Anda dihalalkan untuk makan sebanyak apapun demi target menambah berat badan.

Tentu saja goalnya tidak ingin gemuk. Tapi nanti berat badan tersebut akan dipangkas menjadi otot pada saat on season atau fase cutting.

Maka dari itu, mungkin Anda pernah menjumpai orang lain atau bahkan Anda sendiri yang makan banyak.

Makan apapun dihalalkan karena tujuannya adalah menaikkan berat badan.

Hasilnya mungkin memang akan dapat membuat tubuh Anda menjadi besar karena berat badan bertambah.

Bulking Bukan Hanya Sekedar Menambah Berat Badan!

bulking

Secara garis besarnya bulking memang menambah berat badan.

Tapi berat badan yang dimaksud di sini adalah penambahan massa ototnya lebih banyak daripada lemak.

Dan yang tak kalah penting adalah Lean Body Mass (LBM).

Mungkin Anda pernah melakukan bulking dan berhasil menambah berat badan. Jika kadar ototnya masih sama meski berat badan naik, maka bulking Anda juga tidak ada artinya.

Prinsip dasar dari bulking adalah menaikkan jumlah massa otot.

Karena itu, meski pada masa off season sebaiknya jangan selalu makan dengan ‘sembarang’ karena bisa membuat bulking Anda menjadi tak berarti.

Baca Juga: Cara Menaikan Berat Badan dengan Fokus Pada Makanan

Suplemen yang Wajib Dikonsumsi Saat Bulking

bulking

Selain latihan dan pola makan, yang tak kalah penting adalah suplementasi saat program off season.

Suplemen berperan untuk menunjang hasil latihan dan pola makan Anda.

Suplemen yang diperlukan dalam program off season adalah jenis suplemen weight gainer yang memiliki protein, karbohidrat, dan kalori yang cukup tinggi untuk menebalkan massa otot Anda dan otomatis menambah berat badan.
Apa saja suplemen tersebut?

1. Whey Protein

bulking

Whey protein merupakan salah satu sumber protein yang baik dan sangat disarankan untuk membantu program bulking Anda.

Fungsi utama whey protein adalah untuk pembentukan otot.

Dengan mengonsumsi whey protein akan efektif meningkatkan jaringan otot karena membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian Anda.

Selain itu, whey protein juga membantu meningkatkan sintesis protein otot.

Konsumsi whey protein setelah latihan dapat menjaga tubuh dalam keadaan anabolik (membentuk otot).

Ada beberapa jenis dari whey protein. Seperti whey protein concentrate, isolate, Hydrolysate, atau weight gainer.

Seperti halnya Isomass Xtreme Gainer yang merupakan susu gainer untuk menambah massa otot dan berat badan terbaik dan terlengkap dari Ultimate Nutrition.

IsoMass Xtreme Gainer didesain khusus untuk Anda yang menginginkan tambahan otot secara maksimal tanpa menambah timbunan lemak.

Pastinya dengan kandungan protein whey protein padat nutrisi, suplemen ini sangat penting untuk menunjang program Anda.

2. Creatine Monohydrate

bulking

Creatine merupakan kombinasi dari beberapa asam amino yang secara spesifik membentuk fungsi tersendiri.

Creatine terbentuk dari komponen-komponen asam amino seperti glycine, agrinine, dan methionine.

Secara alami tubuh manusia memproduksi creatine di liver, pankreas dan ginjal.

Creatine yang dihasilkan tubuh ini akan disebarkan bersama aliran darah menuju sel-sel otot. Saat mencapai otot, creatine akan diubah menjadi phospocreatine (creatine phospate).

Phospocreatine inilah yang berperan penting dalam produksi energi saat latihan yang dikenal sebagai ATP (Adenosine Triphosphate), yaitu bentuk paling sederhana dari bahan bakar tubuh yang dapat digunakan sebagai energi untuk aktivitas otot.

Creatine monohydrate merupakan suplemen yang banyak digunakan oleh fitnes mania saat ini.

Suplemen ini dapat membantu membentuk massa otot bebas lemak.

Selain itu, creatine monohydrate juga dapat meningkatkan kekuatan otot saat latihan, yang berati Anda bisa berlatiha lebih lama dan berpeluang membangun massa otot lebih banyak.

Pastinya, suplemen creatine akan sangat mendukung program bulking Anda.

Bukan hanya untuk menambah massa otot, creatine monohydrate juga dapat meningkatkan power Anda selama latihan.

Suplementasi creatine monohydrate murni tidak mengandung karbohidrat dan lemak. Biasanya ditambahkan pula nutrisi lain seperti taurine dan glutamin.

Seperti halnya suplemen Creatine Monohydrate dari Ultimate Nutrition yang mengandung 100 persen creatine monohydrate microcrystalline, yang dapat membantu meningkatkan ukuran sel otot menjadi lebih besar serta menambah energi selama latihan.

3. BCAA

bulking

Bagi Anda yang ingin menambah berat badan, selain gainer, beberapa suplemen lain juga ‘wajib’ Anda konsumsi.

Seperti BCAA atau kepanjangan dari Branched-Chain Amino Acids ini peran utamanya adalah membantu mengatur metabolisme protein untuk meningkatkan sintesis protein dan mencegah pemecahan protein.

Tentu saja, proses ini akan sangat baik untuk membantu mempercepat proses pemulihan otot yang rusak selama latihan.
BCAA juga dapat membantu meningkatkan intensitas latihan dengan cara menunda kelelahan.

BCAA membantu mengurangi produksi tryptophan yang menghambat pembuluh darah, sehingga produksi serotonin juga bisa ditekan.

Dengan cara ini, Anda dapat latihan lebih lama dan intens sehingga sangat bantu proses penambahan berat badan dengan massa otot.

4. Beta Alanine

bulking

Selama latihan yang intensif, tubuh Anda akan dipenuhi dengan ion hidrogen yang berkontribusi untuk menurunkan pH.

Yang mana, pada akhirnya dapat mempercepat rasa lelah Anda.

Tanpa beta alanine yang cukup, maka sintesa karnosin juga akan menjadi TERBATAS.

Karnosin sendiri membantu menunda kelelahan, tingkatkan performa latihan, sehinga membuat latihan menjadi lebih intens.

Dan untuk mengoptimalkan power dan stamina Anda saat latihan, suplementasi Beta Alanine ini dikombinasikan dengan Creatine, sekaligus untuk membuat otot terlihat lebih ngepump.

Latihan yang Tepat untuk Program Bulking

bulking

Lantas bagaimana dengan latihan pada saat off season?

Anda tentu sudah mengetahui bahwa dalam program ini tujuan utamanya adalah untuk menaikkan massa otot lebih optimal.

Jatah set untuk otot besar (kaki, punggung, dada, bahu) adalah 9-12 set inti dan untuk otot kecil (perut, lengan, betis) adalah 6-8 set inti.

Terapkan metode failure pada repetisi yang telah ditetapkan serta gunakan juga metode negative movement.

Negative movement merupakan tempo gerakan perlahan pada saat beban turun dan tempo gerakan cepat pada saat beban naik.

Latihan kardio pada program ini maksimal dua kali seminggu untuk menjaga kebugaran dan menstabilkan kadar lemak Anda.

Untuk contoh latihannya, bisa Anda simak video berikut:

Anda juga PERLU download ebook GRATIS ini jika Anda ingin menambah berat badan hanya dalam waktu 30 hari. Bahkan, ebook ini juga akan menjelaskan kepada Anda contoh pola makan dan latihan seperti apa yang efektif menambah massa otot dan berat badan bebas lemak.

ideal

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes