whey protein

Apa Bedanya Whey Protein Concentrate vs Isolate?

Salah satu dari dua komponen utama susu, whey adalah bagian cair susu yang memisahkan dari komponen utama lainnya, selama proses pembuatan keju. Whey mengandung protein, lemak, karbohidrat, vitamin, dan mineral.

Karena kandungan asam amino yang kuat dan penyerapannya yang mudah, whey protein merupakan suplemen olahraga yang paling populer. Whey protein telah terbukti mampu meningkatkan sintesis protein pada otot, mendukung pembakaran lemak, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, meningkatkan sensitivitas insulin, dan mengurangi nafsu makan.Selain itu, whey konsentrat terbukti dapat meningkatkan produksi glutathione, yaitu master antioksidan bagi tubuh.

Whey protein ada dalam tiga bentuk utama: isolate, concentrate, dan hydrolysate (whey isolate yang mengalami pengolahan tambahan). Artikel ini akan berfokus pada perbedaan antara whey protein concentrate dan isolate.

Bagaimana Whey Protein Dibuat?

Mengolah bagian cair dari susu melalui filter dapat menciptakan whey protein. Materi yang tersisa dikeringkan dan akan membentuk whey protein concentrate. Konsentrat ini mengandung berbagai lemak dan karbohidrat dalam bentuk laktosa. Persentase protein bervariasi dari sekitar 30% menjadi sekitar 80%, dan mencakup berbagai subfraksi protein, yang memiliki banyak aktivitas biologis dan manfaat kesehatan yang signifikan. Bukti menunjukkan bahwa peptida ini harus tetap asli, bentuknya tidak didenaturasi untuk menggunakan properti ini.

Jadi, Jenis Whey Protein Apakah Yang Harus Anda Pilih?

Ketika memilih produk protein whey, penting untuk mempertimbangkan tujuan Anda, dan apakah Anda memiliki alergi atau tidak. Sebagai contoh, karena whey protein konsentrat mengandung laktosa dalam jumlah besar, orang dengan intoleransi laktosa sebaiknya menghindari jenis whey protein ini. Dan sejak whey protein isolate mengalami pengolahan lebih banyak, whey protein ini lebih mahal dan bisa kehilangan lebih banyak senyawa yang berguna untuk kesehatan.

Namun di sisi lain, whey protein isolate mengandung protein dalam jumlah yang lebih tinggi. Hal ini penting bagi orang-orang yang sedang membatasi kalori dan ingin mengonsumsi lebih banyak makanan. Whey protein isolat, dan terutama whey protein hidrolisat, lebih cepat diserap daripada whey protein konsentrat dan membuat response insulin lebih mendalam. Hal inilah yang membuat whey protein isolate sangat cocok menjadi pilihan pasca-latihan.

Dan jika Anda menginginkan suplemen protein yang umumnya untuk meningkatkan kesehatan dan toleran terhadap laktosa, pilihlah whey protein konsentrat yang setidaknya mengandung hanya 80% protein. Dan jika Anda ingin mengonsumsi protein murni, sebaiknya jadikan whey protein isolate sebagai pilihan Anda.

Semoga informasi di atas membantu Anda menemukan jenis protein yang cocok dan membantu meraih tujuan Anda.

BACA JUGA: Bakar Kalori Lebih Cepat Dengan Cara Mudah

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes