Kombinasi Creatine dan Kafein, Amankah?

Ada pendapat mengatakan bahwa mengonsumsi kopi (baca: kafein) setelah mengonsumsi suplemen creatine dapat mengganggu penyerapan creatine dalam tubuh.

Padahal beberapa orang sangat menyukai kopi dan tidak bisa meninggalkan suplemen creatine untuk meningkatkan hasil latihan mereka. Lantas apakah harus meninggalkan salah satu dari kebiasaan ini ?

Studi Tentang Creatine dan Kafein

Kombinasi-Creatine-dan-Kafein,-Amankah

Perdebatan tentang creatine dan kafein dimulai sekitar empat tahun lalu ketika salah satu studi ilmiah menyimpulkan bahwa kafein dapat menetralkan efek pembentukan otot oleh creatine.

Pernyataan ini mengejutkan karena tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat apakah dua nutrisi tersebut dapat bekerja sama untuk meningkatkan kinerja latihan, bukan untuk melihat apakah mereka mengganggu satu sama lain.

Peneliti dan atlet telah lama mengetahui bahwa kafein dan creatine secara independen meningkatkan kinerja tubuh sehingga kombinasi akan menjadi langkah logis berikutnya.

Di dalam tubuh, creatine akan diubah menjadi phospocreatine (creatine phospate). Phospocreatine inilah yang berperan penting dalam produksi energi saat latihan yang dikenal sebagai ATP (Adenosine Triphosphate), yaitu bentuk paling sederhana dari bahan bakar tubuh yang dapat digunakan sebagai energi untuk aktivitas otot.

Sedangkan kafein menunjukkan stimulasi yang kuat dalam pelepasan epinefrin atau yang biasa kita kenal dengan adrenaline.

Secara teori, jika kedua hal tersebut digabungkan maka akan memberikan manfaat positif untuk hasil latihan. Namun ternyata studi menunjukkan bahwa kedua nutrisi tersebut mungkin tidak dapat bekerja sama. Bahkan para peneliti menegaskan ada kemungkinan kedua nutrisi tersebut saling mengganggu satu sama lain.

Studi tersebut mengamati dua kelompok partisipan dengan memberi kelompok pertama suplemen creatine dan di ganti plasebo beberapa minggu setelah mengonsumsi creatine.

Sedangkan kelompok kedua diberi plasebo terlebih dulu kemudian diganti creatine beberapa minggu setelahnya.

Meski terlihat seperti studi yang tersusun rapi, namun harus ada jeda lebih panjang di antara pemberikan creatine dan plasebo, karena dikhawatirkan efek creatine masih tetap ada. Inilah yang membuat studi ini lemah.

Penelitian selanjutnya telah menunjukkan berulang kali bahwa periode ‘pembersihan’ dari efek creatine adalah minimal empat minggu, bahkan mungkin lebih lama. Jadi yang ingin disampaikan di sini adalah, bahwa creatine, sekali dimuat ke dalam otot, membutuhkan waktu sekitar 4-6 minggu atau lebih untuk dihilangkan.

Penelitian ini juga membuktikan bahwa tidak ada perbedaan kinerja antara kelompok yang mengambil creatine dan kafein bersama-sama. Yang pasti, dalam studi tersebut disampaikan bahwa, pembentukan massa otot dengan creatine tidak akan terganggu dengan konsumsi kafein.

Bagi beberapa orang kafein bisa menyebabkan sakit perut atau dehidrasi. Seperti kita ketahui bahwa dehidrasi sangat tidak dianjurkan saat latihan karena dapat mengurangi hasil latihan. Jika Anda tidak tahan dengan kafein, sebaiknya cukup konsumsi creatine atau gabungkan dengan minuman lain yang lebih aman bagi lambung dan tingkat rehidrasi tubuh Anda.

Mengkombinasikan Creatine dalam Minuman

Sejak diperkenalkan pertama kali popularitas creatine langsung melesat. Ini karena banyak atlet dan olahragawan merasa mendapatkan keuntungan berlipat ganda setelah mengonsumsi suplemen ini.

Namun yang menjadi kendala adalah rasa dari creatine monohydrate yang sedikit kurang nyaman di lidah, dan beberapa orang mungkin akan mengernyitkan mata ketika pertama kali mencobanya.

Nah, untuk mengatasi hal itu, menggabungkan creatine dengan minuman lain adalah pilihan yang paling tepat. Anda boleh mencampurnya ke dalam kopi selama Anda tidak memiliki masalah dengan lambung. Anda juga bisa mencampurnya ke dalam teh, jus, smoothie atau minuman favorit Anda lainnya.

Agar kandungan nutrisinya tidak hilang sebaiknya Anda tidak mencampurnya dengan air panas. Setidaknya tunggu minuman Anda dingin dulu baru dicampur kemudian.

Creatine untuk Tambah Berat Badan

Bagi Anda yang ingin menambah berat badan dengan meningkatkan massa otot, Anda juga bisa menggabungkan creatine dengan susu gainer kesukaan Anda.

Banyak para fitnessmania yang telah berhasil menambah berat badannya dengan bantuan creatine ini. Rata-rata penambahan berat badan pada bulan pertama penggunaan creatine berkisar antara 7 kg bahkan ada yang sampai 14 kg.

Jadi manfaat dari creatine dapat kita rasakan secara langsung sejak pertama kali menggunakan. Menggunakan creatine dengan benar disertai dengan diet dan latihan yang baik, dapat menunjang bertambahnya massa otot untuk menambah berat bada.

Satu hal yang perlu diingat bagaimanapun juga, adalah bahwa creatine akan meningkatkan retensi air dalam tubuh Anda, sehingga sebagian kecil dari kenaikan berat badan yang Anda peroleh adalah dari retensi air. Namun sisanya adalah benar-benar terdiri dari otot murni, dan Anda pun akan merasa lebih kuat, dan terlihat lebih padat secara keseluruhan.

Dengan mempertimbangkan berbagai manfaatnya, maka creatine merupakan salah satu suplemen yang sangat direkomendasikan, baik untuk menambah massa otot dan juga berat badan. (dan)

Pesan Creatine di Duniafitnes Store sekarang ->> Creatine Monohydrate dari Ultimate Nutrition

BACA JUGA : Bagaimana Creatine Meningkatkan Power Anda Selama Latihan?

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes