suplemen untuk nyeri sendiri

Lindungi Otot dan Sendi Anda Selama Latihan dengan Suplemen yang Tepat

Peradangan sendi bisa terjadi seiring dengan bertambahnya usia. Namun tidak hanya itu, nyeri sendi juga dapat terjadi ketika latihan angkat beban. Mengangkat beban yang berat, tentu berpotensi memicu peradangan dan nyeri sendi karena menempatkan stres yang lebih pada otot atau sendi yang dilatih. Potensi cedera sendi akan semakin tinggi jika gerakan latihan dilakukan dengan tidak sempurna.

suplemen untuk nyeri sendiri

Namun terkadang, kita berupaya untuk mengurangi berat beban lantaran ingin mencegah cedera atau nyeri sendi. Tapi, tentu manfaat yang kita dapat tidak akan maksimal. Nah, kuncinya adalah dengan mengatur nutrisi makanan agar potensi risiko cedera semakin rendah namun tetap berlatih, bahkan dengan beban yang berat. Karena dengan asupan nutrisi yang tepat, selain dapat menguatkan sendi, juga dapat membantu meningkatkan daya tahan dan daya pulih tubuh.

Apabila nutrisi dari makanan harian tidak mencukupi, maka cara terbaiknya adalah dengan konsumsi suplemen. Penambahan suplemen akan membantu memperkuat tulang, membangun kembali tulang rawan yang rusak, serta dapat mengurangi peradangan sendi. [Baca Juga: 3 Suplemen Fitness Penguat Otot dan Sendi Anda]

Lalu suplemen apa saja yang dibutuhkan untuk membantu mengatasi peradangan sendi?

suplemen untuk nyeri sendiri

1. Vitamin C

Bukan hanya untuk menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh, vitamin c juga berperan penting dalam produksi kolagen. Kolagen merupakan protein yang banyak diproduksi oleh tubuh. Kolagen banyak tersimpan di tulang, otot, kulit, dan tendon tubuh Anda.

Kolagen sendiri akan menurun ketika tubuh kita stres atau ketika latihan beban. Selain itu, selama latihan yang intens radikal bebas juga akan mudah mengembang dan dapat berujung pada cedera tulang rawan. Dengan suplementasi vitamin C, maka akan dapat membantu Anda mengatasi semua masalah tersebut, membuat daya pulih tubuh lebih cepat, dan juga sendi Anda tetap terlindungi.

2. Ekstrak Jahe

Jahe telah lama dikaitkan dengan meredakan sakit perut. Tidak hanya itu, jahe ternyata juga mengandung sifat anti-inflamasi yang tinggi untuk membantu meringankan nyeri otot. Journal of Pain pada 2011 lalu mempublikasikan sebuah studi yang menyebutkan, peserta yang rutin mengonsumsi ekstrak jahe 2 gram sehari risiko nyeri otot atau sendi pasca latihan menurun 25 persen daripada mereka yang tidak mengonsumsi jahe.

Baca Juga: Nyeri Otot Setelah Berlatih? Redakan Dengan Jahe!

3. Chondroitin & Glucosamine

suplemen untuk nyeri sendiri

Chondroitin juga dikenal sebagai chondroitin sulfate dan termasuk dalam molekul protein yang membantu memberikan sifat elastis pada tulang rawan. Fungsi utama dari suplemen ini adalah mencegah kerusakan pada tulang rawan dengan cara meningkatkan bantalan pada sendi.

Manfaat dari chondroitin akan lebih maksimal apabila dikombinasikan dengan glucosamine. Studi pada 2006 lalu disebutkan bahwa seseorang yang mengonsumsi suplemen 1500 miligram glucosamine dan 1200 miligram chondroitin per hari maka potensi nyeri lutut saat latihan semakin rendah.

Note: Dengan suplementasi chondroitin yang tepat dan diimbangi dengan pola makan yang sehat, maka potensi cedera atau nyeri sendi saat latihan akan semakin menurun >> Glucosamine Chondroitin & MSM dari Ultimate Nutrition

4. Vitamin D

Vitamin D dikenal sebagai vitamin sinar matahari karena sinar matahari yang merangsang produksi vitamin D dalam tubuh. Namun, menurut laman MuscLeandFitness.com mengatakan, hampir 75 persen orang yang kekurangan vitamin D dan tentunya akan meningkatkan risiko cedera sendi dan tulang rawan. Dalam jurnal Arthritis and Rhuematisme merekomendasikan penambahan suplemen vitamin D sebanyak 800-1000 IU (International Unit) per hari.

suplemen untuk nyeri sendiri

5. Minyak Ikan

Minyak ikan memiliki beragam manfaat bagi kesehatan tubuh kita. Seperti meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menurunkan risiko penyakit jantung, mencegah kerusakan otot, serta dapat memicu pertumbuhan otot dan pembakaran lemak. Minyak ikan juga mengandung anti-inflamasi yang dipengaruhi oleh asam lemak omega-3, yaitu EPA (Eicosapentaenoic Acid) dan DHA (Docosahexaenoic Acid).

6. Ekstra Teh Hijau

Teh hijau sudah lama dikaitkan dengan sejumlah manfaat kesehatan. Tidak hanya untuk membakar lemak, tetapi juga dapat meredakan peradangan. Teh hijau, menurut penelitian dari University of Michigan, mengandung senyawa yang disebut ECGC (epigallocatechin gallate). Senyawa ini terbukti dapat menghambat beberapa molekul yang memicu peradangan, khususnya prostaglandin E2.

Baca Juga: Jika Ingin Turunkan Berat Badan, Ini Alasan Kenapa Anda Membutuhkan Matcha

Nyeri sendi atau otot pasca latihan memang biasa terjadi, namun apabila terasa nyeri ketika latihan bisa jadi itu karena cedera atau gerakan latihan yang tidak tepat. Dengan teknik latihan yang benar, pola makan yang sehat, istirahat yang cukup, dan suplementasi yang tepat, maka nyeri sendi dan otot ketika latihan akan dapat dihindari. Selamat berlatih.(ctr)

[sc:GCMSendi1 ]

BACA JUGA: 6 Cara Jitu Percepat Daya Pulih Otot Anda Pasca Latihan

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes