omega 3 dapat menyebakan kanker prostat

Omega-3 Picu Kanker Prostat, Benarkah?

Beberapa waktu yang lalu ramai dibicarakan di media sosial bahwa konsumsi suplemen minyak ikan (Omega-3) dapat meningkatkan risiko kanker prostat, sehingga banyak orang mulai ‘takut’ mengonsumsi suplemen dan makanan yang kaya Omega-3. Benarkah Omega-3 menjadi penyebabnya?

omega 3 dapat menyebakan kanker prostat

Anggapan ini muncul setelah sebuah studi yang dilakukan Fred Hutchinson Cancer Research Center mengklaim bahwa pria yang memiliki kadar tinggi Omega-3 di dalam darahnya memiliki risiko 70 persen mengembangkan kanker prostat tingkat lanjut dan hampir 45 persen berisiko mengalami kanker prostat tingkat rendah.

Dalam sebuah pernyataan tertulis, salah satu peneliti menekankan bahwa ia telah berhasil membuktikan bahwa penggunaan suplemen Omea-3 dapat membahayakan kesehatan. Pernyataan inipun banyak menuai kritikan dari para ahli medis dan nutrisi dunia.

Para dokter dan praktisi gizi dunia menyatakan bahwa kesimpulan tanpa bukti yang valid dari Fred Hutchinson Cancer Research Center tersebut menjadi informasi yang meresahkan dan menyesatkan banyak orang.

“Jika Omega-3 menjadi kambing hitam penyebab kanker prostat, coba Anda lihat negara-negara yang banyak mengonsumsi ikan sebagai sumber Omega-3 tinggi, apakah negara tersebut memiliki penduduk dengan kanker prostat terbanyak, tentu tidak!” sanggah Jim Stoppani, PhD, selaku pakar nutrisi dunia sekaligus kontibutor di bodybuidling.com.

Kelemahan lain dari studi yang dilakukan Fred Hutchinson Cancer Research Center tersebut bahwa mereka tidak memberi subyek penelitian dengan suplemen Omega-3 atau bahkan memberi mereka pola makan tinggi Omega-3. Kesimpulan yang mereka dapatkan hanyalah berdasarkan data terdahulu yang meneliti kadar Omega-3 dalam darah subyek penelitian dan pengaruhnya terhadap kanker prostat. Bahkan mereka tidak melihat faktor risiko lain penyebab kanker prostat, tetapi langsung membuat kesimpulan bahwa Omega-3 dapat memicu kanker prostat.

“Studi di atas sama sekali belum bisa membuktikan secara ilmiah bahwa Omega-3 bisa memicu kanker prostat. Para praktisi kesehatan dan nutrisi pun sepakat bahwa studi yang dilakukan Fred Hutchinson Cancer Research Center adalah studi yang cacat,” terang Profesor Malcolm Mason dari Cancer Research UK.

Yang tidak kalah menarik dari penelitian yang dilakukan Fred Hutchinson Cancer Research Center adalah pria yang terbiasa merokok secara signifikan dapat mengurangi risiko kanker prostat daripada pria yang tidak merokok. Dari kesimpulan di atas Anda sudah bisa menilai sendiri seperti apa cacatnya penelitian tersebut.

Mereka juga menyatakan bahwa pria yang memiliki kadar trans fat yang tinggi dalam tubuhnya berisiko rendah sebesar 50 persen terkena kanker prostat. Ya, mereka mengatakan trans fat, lemak terjahat yang bisa membunuh manusia dalam waktu singkat.

Well, jika Anda percaya dengan studi yang menyesatkan dari Fred Hutchinson Cancer Research Center ini maka mulai sekarang Anda tidak perlu lagi makan salmon, tuna atau kacang-kacangan tapi mulailah makan junk food dan biasakan merokok agar Anda terbebas dari kanker prostat. Terdengar seperti ide yang bagus bukan, tentu TIDAK! terutama bagi fitnessmania yang tahu pentingnya hidup sehat dan panjang umur.

So, tidak perlu percaya dengan penelitian yang tidak terbukti secara ilmiah apalagi sampai menjerumuskan masyarakat dengan informasi yang tidak benar. Omega-3 adalah nutrisi yang aman dikonsumsi baik dalam bentuk suplemen ataupun makanan.

Omega-3 akan membantu Anda memerangi penyakit jantung, meningkatkan massa otot, menjaga kesehatan persendian, mencerdaskan otak dan yang paling penting mencegah Anda dari serangan berbagai macam kanker, termasuk kanker prostat.

Be smart! Semoga bermanfaat. (dan)

BACA JUGA: Miliki Tubuh Berotot & Cegah Osteoporosis dengan Suplemen DHEA

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes