suplemen

Suplemen Creatine Anda Tidak Bekerja? Ketahui Alasannya!

Apakah suplemen creatine Anda belum memberikan hasil pada program pembentukan tubuh Anda? Cari tahu jawabannya di sini!

Bagi banyak fitnes mania, suplementasi adalah salah satu cara yang tidak dapat dipisahkan ketika melakukan program pembentukan tubuh.

Beragam suplemen beredar di pasaran dengan beragam manfaat pula.

Yang paling populer adalah suplementasi protein yang mana sangat penting untuk pertumbuhan otot.

Selain protein, suplemen lain yang juga menjadi ‘wajib’ bagi fitnes mania adalah creatine. Seperti apa itu creatine?

INGIN MENAMBAH MASSA OTOT? PAKAI SUPLEMEN CREATINE!

suplemen

Creatine merupakan kombinasi dari beberapa asam amino yang secara spesifik membentuk fungsi tersendiri.
Creatine terbentuk dari komponen-komponen asam amino seperti glycine, agrinine, dan methionine.

Secara alami tubuh manusia memproduksi creatine di liver, pankreas dan ginjal. Creatine yang dihasilkan tubuh ini akan disebarkan bersama aliran darah menuju sel-sel otot. Saat mencapai otot, creatine akan diubah menjadi phospocreatine (creatine phospate).

Creatine tidak hanya terdapat secara alami di dalam tubuh manusia, namun juga dapat diperoleh dari mengkonsumsi protein hewani, seperti ikan dan daging sapi. Ada pula yang dengan menambahkan suplementasi creatine.

Creatine merupakan suplemen yang populer di kalangan fitnes mania karena mampu mempercepat peningkatan massa otot.
Creatine juga mampu meningkatkan keluaran tenaga sehingga baik untuk ketahanan otot-otot skeletal.

Intinya, Creatine mampu membantu Anda mengangkat beban yang lebih berat.

Baca Juga: Inilah 6 Alasan Kenapa Anda Harus Konsumsi Creatine

SUDAH KONSUMSI SUPLEMEN CREATINE, TAPI TIDAK BERHASIL

suplemen

Karena ingin mendapatkan hasil yang instan, maka Anda mengansumsikan bahwa cukup konsumsi creatine akan membantu meningkatkan ukuran sel otot Anda dalam semalam.

Percayalah, itu tidak akan terjadi.

Pemikiran seperti itu bisa menjadi salah satu penyebab suplementasi creatine Anda kurang atau bahkan tidak berhasil.

Apa saja yang bisa menyebabkan creatine kurang maksimal?

1. Terlalu Berharap Creatine dari Pre-Workout Anda

Telah banyak penelitian yang menyebutkan bahwa creatine sangat membantu program fitnes Anda. Yakni bantu menambah tenaga selama latihan.

Karena manfaatnya yang luar biasa tersebut, banyak sekali pre-workout (sebelum latihan) yang telah ditambahkan creatine.

Ya, banyak produk pre workout (meskipun tidak semuanya) yang sudah ditambahkan creatine.

Umumnya, pre-workout mengandung creatine antara 1-2 gram. Tentu, jumlah tersebut masih tidak cukup dari jumlah yang disarankan yaitu 5 gram.

Itupun jika Anda mengonsumsi pre-workout setiap hari. Bagaimana jika tidak? Maka Anda juga akan kehilangan manfaat luar biasa dari creatine.

2. Bingung Memilih Jenis Creatine

suplemen

Ada beberapa jenis creatine yang ada. Seperti creatine ‘versi’ baru yaitu creatine nitrat dan creatine HCL yang lebih mudah larut dengan air. Atau Anda lebih memilih creatine monohydrate.

Karena tidak puas dengan creatine jenis A, Anda kemudian berganti memilih creatine jenis B. Tidak puas dengan creatine jenis B, Anda kemudian beralih ke creatine jenis C. Begitu seterusnya.

Padahal, kemungkinan besar dalam setiap jenis creatine menggunakan dosis yang berbeda-beda.

Jika itu Anda lakukan, maka Anda bisa-bisa akan kehilangan manfaat dari creatine.

Yang disarankan adalah tetap konsisten, baik itu penggunaan jenis creatine dan dosisnya.

Banyak para profesional fitnes memilih menggunakan Creatine Monohydrate. Kenapa?

Alasannya sederhana. Dari sekian banyak penelitian tentang creatine, sebagian besar menggunakan creatine jenis ini.
Yang mana, hasil penelitian tersebut adalah peningkatan ukuran dan kekuatan otot, serta daya tahan tubuh Anda selama latihan.

Tapi apakah Anda juga bisa mendapatkan goal dengan konsumsi creatine yang lain? Tentu bisa.

Namun kembali lagi, pastikan konsumsi creatine dengan konsisten, baik dosis dan jangka waktu penggunaan untuk mendapatkan manfaat creatine dengan optimal.

>> Kombinasi Creatine dan Kafein, Amankah? <<

3. Creatine Juga Memiliki Siklus

Anda fitnes mania, sebagian besar mungkin akan menambahkan suplemen protein dalam aktivitas harian Anda.

Alasannya adalah karena tidak atau kurang mendapatkan makanan sumber protein, juga untuk memenuhi kebutuhan protein harian Anda.

Creatine juga sama demikian.

Tubuh Anda memproduksi creatine sendiri, tapi juga mengekskresikannya sekitar 2 gram per hari.

Untuk itu, agar toko creatine Anda tetap penuh, maka harus didukung melalui diet dan suplementasi.

Memang, Anda bisa menambahkannya melalui makanan yang mengandung creatine. Tapi apakah Anda sanggup mengonsumsi daging 2-3 pon (sekitar 0.9 kg) per hari untuk mendapatkan asupan creatine harian?

Padahal, jumlah tersebut sama dengan suplemen creatine sekitar 1 sendok teh.

Pastinya melalui suplementasi lebih mudah dan murah.

4. Melakukan Latihan yang Kurang Tepat

suplemen

Creatine dikenal karena kemampuannya menjaga performa latihan kekuatan.

Jadi jika Anda lebih fokus pada latihan ketahanan atau steady-state cardio, maka Anda tidak akan mendapatkan manfaat creatine.

Tubuh Anda memiliki tiga sistem untuk memproduksi energi dalam bentuk ATP.

Sistem energi pada tubuh Anda yang bergantung pada durasi latihan resisten dan latihan interval disebut juga dengan ATP-PCr system.

Pada kodisi ini, creatine phospate telah tersedia dalam sel Anda dan cepat menghasilkan ATP.

Meskipun cukup cepat untuk menghasilkan ATP, creatine phospate juga cepat habis karena stoknya sedikit yang hanya cukup menyuplai energi selama 10-15 detik.

Sementara untuk mengisi ulang lagi, dibutuhkan waktu sekitar 3-5 menit.

Di sinilah manfaat menambahkan suplementasi creatine. Yaitu meningkatkan konsentrasi creatine phospate sehingga memungkinkan Anda untuk terus melakukan latihan dengan intensitas tinggi.

Karena latihan intensitas sedang seperti latihan endurance tidak mengandalkan sistem ATP-PCr, Anda mungkin tidak melihat perubahan yang berarti meski telah menggunakan creatine.

Latihan resistensi (latihan beban) dengan repetisi 3-12, atau latihan kardio dengan metode interval (seperti HIIT/ High Intensity Interval Training) selama 10-15 detik, pastinya akan membantu Anda merasakan manfaat yang luar biasa dari creatine.

5. Ekspektasi yang Tinggi Pada Creatine

suplemen

Dengan segudang manfaat creatine yang luar biasa tersebut, banyak fitnes mania yang mengonsumsinya. Termasuk Anda mungkin.

Tentu, Anda akan berharap mendapat keuntungan yang luar biasa juga dengan konsumsi creatine.

Tapi jika Anda berpikir bahwa dengan suplementasi creatine saja sudah cukup untuk mendukung performa Anda, maka Anda SALAH BESAR.

Ekspektasi yang tinggi tanpa menghiraukan aspek lain tentu akan menjauhkan Anda dari manfaat creatine.

Apakah dengan menggunakan creatine ukuran dan kekuatan otot lantas langsung bertambah? TIDAK.

Kebanyakan orang memang ingin melihat langsung hasilnya ketika mulai konsumsi creatine.

Pada kenyataannya, dibutuhkan waktu agar creatine benar-benar memberikan dampak bagi otot Anda.

Caranya adalah dengan menambah performa latihan Anda. Seperti mulai dengan menambah repetisi atau menambahkan set. Ini akan membuat volume latihan Anda menjadi lebih besar.

Pastinya, creatine akan membantu Anda mendapatkan goal fitnes yang Anda inginkan.

MANFAAT SUPLEMEN CREATINE

suplemen

Sebelum memilih suplemen, pastinya Anda akan mencari tahu informasi mengenai suplemen yang Anda butuhkan. Termasuk juga creatine.

Jika Anda ingin performa latihan yang maksimal dan tubuh bertenaga, memilih creatine adalah langkah yang bijak.

Ini tentu saja karena salah satu manfaat yang populer dari creatine adalah menambah energi Anda selama latihan serta membantu meningkatkan ukuran sel otot Anda.

Tapi apakah cukup hanya itu?

Cari tahu yuk manfaat apa saja yang bisa diperoleh dengan suplementasi creatine.

1. Meningkatkan Metabolisme Glukosa

Salah satu penyakit kronis yang banyak diderita adalah diabetes tipe 2.

Dan cara terbaik untuk mencegahnya adalah dengan latihan (olahraga) serta mengatur pola makan yang sehat.

Pada beberapa penelitian disebutkan bahwa creatine dapat membantu meningkatkan performa latihan. Latihan sendiri dapat digunakan sebagai cara meningkatkan sensitivitas insulin.

Tak hanya itu, creatine juga disebut dapat mengontrol kadar glukosa pada penderita diabetes tipe 2.

Hal ini juga ditegaskan dalam jurnal Medicine and Science in Sports and Exercise, bahwa kombinasi creatine dan latihan rutin dapat membantu mengontrol glikemik pada pasien diabetes tipe 2.

2. Menambah Kinerja Otak

suplemen

Otak dan otot hampir sama.

Otot Anda akan kelelahan jika telah melakukan latihan beban 9-10 repetisi.

Begitu pula dengan otak. Otak Anda akan merasa lelah jika dihadapkan pada suatu tugas atau pekerjaan yang berat.

Dari beberapa hasil studi juga disebutkan bahwa creatine juga dapat digunakan sebagai bahan bakar otak Anda.

Konsumsi creatine sesuai rekomendasi juga membantu mengurangi kelelahan mental serta meningkatkan penggunaan oksigen dalam otak.

3. Mengurangi Radikal Bebas

Pertumbuhan otot Anda akan terhambat jika radikal bebas menyerang Anda. Radikal bebas ini menyebabkan sejumlah masalah seperti otot lelah hingga penurunan penyerapan protein.

Dalam studi yang diterbitkan Journal of Strength and Conditioning, menyebutkan bahwa konsumsi creatine dapat menurunkan risiko kerusakan DNA dan stres oksidatif setelah latihan.

Dampaknya tentu saja dapat mempercepat proses recovery (pemulihan) tubuh Anda setelah latihan sehingga performa latihan Anda berikutnya jadi tetap maksimal.

4. Meningkatkan Kepadatan Tulang

Setiap tahunnya cukup banyak penderita osteoporosis yang mengalami patah tulang.

Latihan atau olahraga adalah cara utama untuk meningkatkan kepadatan tulang. Namun ternyata, creatine dapat membantu meningkatkan mineral yang berguna agar tulang tidak keropos.

Hal ini dikarenakan salah satu manfaat creatine adalah membantu meningkatkan massa otot. Sementara mineral kepadatan tulang berkaitan erat dengan penambahan massa otot.

suplemen

*Saran Konsumsi:
• Loading: 5 gram (5 kapsul) 4 kali sehari selama 5 hari pertama.
• Maintenance: 5 gram (5 kapsul) 2 kali sehari setelah loading sampai hari ke-30.
• Setelah hari ke-30, hentikan pemakaian selama 1 minggu dan ulangi dosis di atas.

KAPAN WAKTU TERBAIK KONSUMSI SUPLEMEN CREATINE?

suplemen

Beberapa diantara Anda mungkin masih bingung kapan saat yang tepat untuk konsumsi creatine.

Memang, untuk saat ini masih terjadi perdebatan tentang kapan waktu yang tepat untuk konsumsi creatine.

Namun, berdasarkan hasil penelitian yang diterbitkan dalam Journal The International Society of Nutrition menyebutkan bahwa kelompok yang mengonsumsi creatine setelah latihan lebih menunjukkan perkembangan dan dan kekuatan otot yang signifikan dibanding kelompok yang mengonsumsi creatine sebelum latihan.

Meskipun demikian, konsumsi creatine bisa dilakukan sebelum dan setelah latihan.

Perhatikan! Suplementasi creatine tidak serta-merta mengubah Anda menjadi sangat kuat dalam semalam. Tapi, creatine mampu buat performa latihan Anda lebih optimal.

Sudah siap memilih creatine sebagai pendamping fitnes Anda?

BACA JUGA: Mitos dan Fakta Tentang Suplemen Creatine

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes