Alasan Ganti Trainer

4 Alasan Mengapa Kita Harus Berganti Pelatih

Hai sobat fitnes mania, apakah Anda pernah berlatih menggunakan pelatih pribadi? Bagaimana cara menemukan pelatih tersebut? Apakah Anda pernah merasa bahwa pelatih Anda tidak dapat membantu Anda mencapai tujuan? Lalu bagaimana dengan perkembangan latihan Anda? Apakah sudah menunjukkan peningkatan atau tidak? Ya, keberhasilan dari program latihan yang Anda jalani tergantung kepada banyak faktor, di antaranya adalah asupan nutrisi atau pola makan dan tentunya latihan Anda juga.

alasan-ganti-pelatih-2

Tidak jarang setiap orang atau Anda sendiri yang baru menjalani latihan atau memiliki program khusus tertentu pasti membutuhkan seorang trainer atau pelatih. Memiliki instruktur pribadi untuk membantu mendidik, memberdayakan, dan membantu konsistensi Anda untuk sebuah investasi besar dalam kesehatan tubuh Anda. Oleh karena itu sangat penting untuk memilih pelatih yang tepat untuk Anda. Akan tetapi, ada kalanya Anda harus memilih untuk tidak berhubungan lagi dengan personal trainer Anda jika beberapa kondisi berikut ini terjadi:

1. Ketika Pelatih Anda Seperti Debbie Downer

Debbie Downer adalah sebutan untuk seseorang yang sering menambahkan berita buruk dan perasaan negatif pada setiap pertemuan, dengan cara menurunkan suasana hati setiap orang di sekeliling mereka. Pelatih Anda seharusnya menjadi sumber inspirasi dan motivasi. Tetapi jika pelatih Anda bersikap seperti Debbie Downer dengan terus mengeluhkan keuangan mereka, beban kerja atau masalah pribadi lainnya, mungkin ini saatnya bagi Anda untuk berganti kepada pembicaraan serius tentang latihan Anda atau ganti pelatih lainnya.

2. Ketika Pelatih Anda Menunjukkan Tanda-tanda Orthorexia Nervosa

Orthorexia nervosa adalah sebuah obsesi untuk makan sehat sepanjang waktu. Orang yang menderita orthorexia nervosa akan sangat ekstrem untuk menghindari makanan yang dianggap tidak sehat. Karena olahraga adalah bisnis bagi pelatih, pelatih diharuskan makan makanan sehat. Namun, ketika pelatih Anda terlalu obsesif, maka hal ini dapat menjadi contoh yang tidak sehat dan tidak baik untuk klien yang mencari keseimbangan dan kesehatan dalam kehidupan mereka.

3. Ketika Pelatih Anda Memberikan Anjuran Asupan Gizi Yang Buruk

Sebagai pelatih pribadi tidak secara otomatis akan membuat pelatih Anda menjadi pakar nutrisi dan meresepkan eating plan bagi Anda. Kebanyakan personal trainer hanya memiliki sedikit ilmu nutrisi, itu pun hanya dalam tingkatan dasar saja. Beberapa pelatih mungkin mendalami ilmu ini dan mendapatkan sertifikasi nutrisi. Namun, jika pelatih Anda tidak memiliki ijazah dan sertifikat seperti yang dimiliki oleh ahli nutrisi, tetap saja mereka bukanlah ahli yang bisa memberikan resep makan pada Anda.

Selama bertahun-tahun, para instruktur latihan kebanyakan memberikan anjuran gizi yang buruk bagi menu makan kliennya, seperti pernyataan berikut:

    -“Makanlah putih telur saja.”
    Fakta: kuning telur banyak mengandung protein. Kuning telur adalah sumber vitamin B dan kolin yang bagus, karena merupakan anti peradangan dan meningkatkan hormon kebahagiaan seperti dopamin dan serotonin.
    -“Jangan makan karbohidrat.”
    Fakta: tubuh kita memerlukan karbohidrat, sebanyak kebutuhan tubuh kita terhadap protein dan lemak. Tanpa makan sayuran, buah-buahan dan kacang polong, kita akan kehilangan begitu banyak vitamin, mineral, antioksidan. Dan jika kita kekurangan karbohidrat kita tidak memiliki cukup energi dalam tubuh.
    -“Kurangi kalori hingga 800 per hari.”
    Fakta: anjuran yang satu ini sangat berbahaya, terutama saat Anda sedang menjalani latihan. Dengan jumlah kalori yang rendah pada tubuh, Anda akan memiliki kadar gula yang rendah juga. Setiap orang mempunyai asupan kalori yang berbeda berdasarkan berat badan, tinggi, dan tujuan latihan. Kekurangan kalori yang ekstrem dapat menyebabkan turunnya berat badan secara cepat, akan tetapi hal itu tidak sehat untuk jangka waktu yang lama.

Pastikan pelatih Anda telah memenuhi syarat untuk memberikan saran nutrisi dan jika Anda memiliki masalah medis, pastikan untuk mencari pakar nutrisi yang sesungguhnya.

4. Ketika Pelatih Memberi Tahu Bahwa Anda Boleh Berlatih Meskipun Sedang Cedera

Memang ada beberapa cedera yang baik yang disebabkan oleh asam laktat saat Anda berlatih keras. Namun, ada juga jenis rasa sakit yang merupakan sinyal bagi tubuh Anda untuk beristirahat agar Anda terhindar dari cedera yang lebih besar. Selalu perhatikan kondisi tubuh Anda agar Anda mengerti perbedaannya. Tidak ada orang lain selain Anda yang dapat membedakan rasa sakit tersebut, bahkan pelatih profesional sekalipun.

Jendela Bawah

Berikut beberapa tips untuk memilih personal trainer atau pelatih yang layak bagi Anda:

    – Pilihlah Secara Selektif
    Pastikan bahwa pelatih Anda adalah trainer yang bersertifikat. Banyak pelatih profesional yang juga memiliki kualifikasi khusus di area seperti latihan untuk sebelum dan sesudah kehamilan, triathlons, dll.

    – Jika Anda Memilih Secara Online, Lihatlah Beberapa Review dari Orang Lain
    Jika Anda memilih bukan via online, jangan takut untuk meminta untuk rujukan pribadi dari beberapa orang yang sudah lama berlatih.

    – Jangan Tertipu
    Beberapa industri fitnes sering kali menawarkan seorang “pelatih.” Hal ini sering kali dilakukan agar banyak orang yang datang bergabung untuk fitnes di tempat mereka.

    – Lakukanlah Sesi Percobaan Sebelum Memutuskan
    Banyak gym menawarkan sesi ini secara gratis. Akan tetapi jika Anda mencari pelatih pribadi, Anda masih bisa meminta mereka untuk melakukan percobaan entah dengan harus membayarnya atau tidak. Dengan cara ini, Anda dapat melihat bagaimana pelatih tersebut memberikan motivasi dan pelatihan yang cukup atau tidak. Sesi pertama harus selalu diisi dengan mengecek kondisi medis dan menentukan tujuan latihan Anda.

Jadi, pastikan Anda telah menemukan pelatih yang berkualitas profesional dengan kepribadian yang cocok untuk Anda. Semoga bermanfaat. (mee)

BACA JUGA: Kesalahan Fatal yang Sering Dilakukan Ketika Bench Press

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes